Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
China Kritik Keputusan NATO dalam Krisis Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Keputusan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) terkait konflik Rusia - Ukraina turut mendapatkan sorotan dari aggota Dewan Pemerintahan sekaligus Menteri Luar Negeri China Wang Yi.
"Kalau NATO terus melakukan ekspansi ke arah timur, apakah ini kondusif dalam memelihara perdamaian dan stabilitas di Eropa?" tanya Wang dalam Konferensi Keamanan Munich (MSC) yang dihadirinya secara daring dari Beijing, Sabtu (19/2/2022).
Hal itu ia sampaikan terkait pertanyaan Ketua MSC Wolfgang Ischinger. Ia menjelaskan, sebagai alumnus Perang Dingin, NATO harus menyesuaikan sejumlah keputusan. Ia juga mengingatkan ke beberapa pihak untuk kembali pada Perjanjian Minsk II untuk menyelesaikan krisis Ukraina.
"Semua pihak harus memikul tanggung jawab dan bekerja sama demi terciptanya perdamaian daripada membuat ketegangan yang berisiko terjadinya peperangan," ujar diplomat senior yang memegang jabatan setingkat menteri koordinator itu dikutip via Warta Ekonomi.
Ia melanjutkan, semua pihak harus peduli dengan keamanan di Eropa dan menghormati legitimasi keamanan Rusia.
Selain itu, Ukraina diharapkan memiliki kredibilitas sebagai jembatan yang menghubungkan Barat dan Timur, bukan menjadi garda terdepan konfrontasi beberapa kekuatan besar, kata Wang Yi.
Sebelumnya Australia meminta China turut bergerak menanggapi krisis Ukraina yang melibatkan Rusia sebagai sekutu utama China.
"Berulang kali kami tegaskan, sikap China sudah jelas bahwa kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas teritorial semua negara harus dihormati dan dijaga, tidak terkecuali dengan Ukraina," kata Wang dalam pernyataan tertulisnya yang diterima ANTARA Beijing, Sabtu (19/2) malam. (sumber : Suara.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 331 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 256 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 213 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun