Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
3 Kandungan di Dalam Telur Yang Dapat Memicu Jerawat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Jerawat merupakan permasalahan kulit umum yang memengaruhi hampir 10 persen dari populasi di dunia. Ada banyak faktor penyebab jerawat, salah satunya makanan seperti telur.
Telur merupakan sumber protein dan nutrisi lain yang bagus untuk kesehatan, dengan rendah kalori. Namun, telur juga mengandung 'bahan' yang dapat menyebabkan jerawat.
Menurut laman Clear Stem Skincare, berikut kandungan telur yang dapat memicu munculnya jerawat:
1. Albumin
Albumin merupakan protein pada putih telur, yang sangat sulit dicerna. Protein yang tidak dapat dipecah dengan benar akan menyumbat sistem limfatik.
Tanda-tandanya adalah peradangan di bagian tengah wajah, mulai di dekat area lubang hidung, lalu ke pipi hingga dagu. Itu adalah jalur limfatik uatama di wajah.
Jika telur dimakan setiap hari, pola peradangan dapat menyebar ke bagian bawah leher (dekat kelenjar getah bening) atau area limfatik lainnya, yakni di pelipis.
2. Progesteron, hormon pemicu jerawat
Sebutir telur penuh dengan progesteron yang merupakan salah satu hormon pemicu jerawat bagi banyak orang. Tubuh secara alami memproduksi progesteron, jadi mengonsumsi hormon ekstra secara teratur dapat mengganggunya.
Jadi, tingkat progesteron yang begitu tinggi bisa menjadi masalah bagi sebagian besar penderita jerawat.
3. Biotin
Telur diduga berkontribusi terhadap jerawat karena mengandung biotin. Satu butir telur telah memenuhi 20 persen hingga 30 persen biotin dari tunjangan asupan yang direkomendasikan.
Tapi sebenarnya kadar tersebut belum cukup untuk berdampak pada jerawat. Suplemen biotin memiliki kadar yang lebih tinggi, bahkan hingga 20.000 persen dari rekomendasi asupan. Jumlah yang tinggi ini akan merangsang protein keratin secara berlebihan.
Produksi keratin berlebih merupakan salah satu penyebab jerawat. Jadi, mengonsumsi makanan yang mengandung biotin ketika sudah mendapat asupan biotin dalam kadar tinggi justru akan menambah masalah.
Tetapi, setiap orang memiliki tingkat serta jenis peradangan yang berbeda. Jadi, mengenal bagaimana tubuh bereaksi terhadap asupan apa pun adalah kunci mencegah timbulnya peradangan, yang dalam hal ini adalah jerawat.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 546 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 397 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 396 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan