Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Viral PenangkapanTerduga Pelaku Pembunuhan Gadis 14 Tahun
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Viral di media sosial (Medsos) Instagram penangkapan Sarip Aman, terduga pelaku pembunuhan yang dialami oleh gadis remaja berusia 14 tahun berinisial AM di Samboja, Kukar. Dalam video tersebut, nampak Sarip Arman meringkuk di atas motor sembari digonceng.
Beberapa orang juga melihat peristiwa yang diduga adalah penangkapan Sarip Aman atas dugaan kasus yang menimpanya. Video itu diunggah ulang oleh akun informasi @info_kukar. Dari foto dan video yang dikolasekan, terlihat foro blur Sarip Arman yang terbaring di atas tanah dengan tangan terborgol.
"Sempat ikut dalam pencarian korban, pelaku pembunuhan sadis gadis 14 tahun di Kelurahan Amborawang Darat, Kecamatan Samboja telah diamankan," jelas admin, dikutip dari keterangan video yang ia unggah, Rabu (23/2/2022).
Tak hanya itu, keterangan tertulis yang diberikan admin juga menjelaskan bahwa motif Sarip Arman melakukan tindakan keji itu karena dendam burungnya dijual oleh orangtua korban.
"Sarip Arman (37), pelaku pembunuhan gadis 14 tahun (AM) di RT 11 Kelurahan Amborawang Darat, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, nekat membunuh lantaran dendam lama terhadap orang tua AM. Salah sasaran. Harusnya bapaknya. Tapi karena bapaknya selalu naik sepeda motor. Akhirnya anaknya yang saya bunuh,” ucap duda anak satu itu juga disadur dari sumber yang sama.
Admin dari akun tersebut juga menjelaskan, aksi Sarip Arman dilakukan tanpa pikir panjang, Sarip Arman langsung mengambil kayu balok di tanah.
"Kemudian dipukulkan ke arah kepala AM sebanyak dua kali," timpalnya.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan tersebut lantas memberikan tanggapan mereka. Banyak dari mereka yang mengecam aksi Sarip Arman yang dinilai keji.
"GK usah diblur³ min, memang pantas dia merasakannya, harusnya siih lebih dari itu," pintanya.
"Jangan main hakim sendiri mending rame²," ucapnya.
"Sering di kasih makan sama keluarga korban loh dia ,, bisa bisa nya," lanjutnya.
"Jangan di sensor coba," tambahnya.
"Kalo pelaku pencabulan jangan di blur min biar aja mukanya jelas terpampang," sambungnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 306 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 234 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 195 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun