Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
15 Ton, Prediksi Hasil Panen Kapas Perdana di Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Tanaman Kapas seluas 15 Hektare yang ditanam pada bulan Desember 2021 lalu di wilayah Desa Datah, Abang, Karangasem bakal segera dipanen.
Diperkirakan, kapas - kapas tersebut akan memasuki masa siap panen pada bulan Maret hingga April 2022 mendatang. Untuk memastikan pohon kapas tersebut siap panen, Bupati Karangasem, I Gede Dana turun langsung melihat kondisi tanaman kapas tersebut didampingi Plt Kepala Dinas Pertanian, Serta PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) dan koordinator BPP (Balai Penyuluh Pertanian) serta Ketua Kelompok Tani Merta Sari Bulakan Desa Datah, Kecamatan Abang pada, Rabu (23/02/2022).
“Daerah ini sudah dari dulu cocok ditanami kapas. Dua setengah bulan lalu kami menanam kapas di sini. Pohonnya subur, bunganya bagus, hasilnya sesuai harapan kita,” ujar Bupati Gede Dana.
Disana, Bupati Gede Dana melihat langsung, bentuk kapas yang dihasilkan masih ada bijinya dan sudah siap panen. Jika masalah Panen sudah tidak perlu dikhawatirkan, kini saatnya Pemerintah mencari solusi pemasaran ditataran petani, sehingga terdistribusikan dengan baik.
Untuk kapas yang akan dipanen dengan luas sekitar 15 hektar tersebut diperkirakan akan menghasilkan kapas sebanyak 15 ton dengan rata - rata 1 ton kapas dihasilkan dari satu hektar lahan.
“Hasil produksinya sangat banyak. Dinas terkait sudah mendata ada lima pengepul, serta 50 pengerajin pemintal. Tentu pembeli tidak cukup produsen Karangasem saja. Kami sangat berharap ada pabrik benang di Bali yang akan membeli Kapas Karangasem agar bisa menjadi benang. Sehingga harga jual kapas juga bisa lebih tinggi,” harap Gede Dana.
Di sisi lain, Gede Dana berharap akan muncul kelompok - kelompok tani untuk melakukan pemintalan kapas menjadi benang. Mengingat, Karangasem memiliki banyak penenun. Apalagi Pemkab Karangasem di tahun 2022 ini menargetkan pengembangan 100 hektar lahan pertanian kapas yang dibiayai dari APBD Kabupaten Karangasem di wilayah yang dianggap memiliki potensi diantaranya , Wilayah Desa Datah, Tulamben dan Seraya Timur.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun