Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
2 Hari Menghilang, Dadong Sami Belum Ditemukan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sudah dua hari menghilang seorang dadong atau nenek Ni Ketut Sami, 80 tahun, asal Banjar Majangan, Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, sampai berita ini ditulis belum juga ditemukan.
Warga mencari ke sudut desa, lembah bahkan sungai sekitar, belum juga ada hasil. Warga juga mencari sampai membawa seperangkat gamelan karena jika disembunyikan wong samar, bisa dikembalikan. Anak keempat, I Ketut Pasti mengaku, ibunya terlihat terakhir pada Selasa (22/2).
“Karena sampai sore tak kembali, saya menelpon kakak yang nikah di Banjar Saren, Desa Kerta. Ternyata tidak ada,” ujarnya gelisah, Kamis (24/2).
Keluarga bersama masyarakat berupaya mencari ke sejumlah tempat. Termasuk meminta petunjuk dari orang pintar. Tiga orang pintar memberi petunjuk niskala, yang ketiga-tiganya mengatakan bahwa ibunya masih ada di sekitar rumah, masih di dalam lingkungan banjar.
“Ketiga paranormal yang kami mintai petunjuk mengatakan ibu saya masih ada sekitar banjar. Dan kami telah mencari ke setiap sudut banjar, tegalan, pangkung dan sungai. Tapi sampai kini belum ditemukan,” ungkapnya.
Dikatakan, ibunya memang biasa pergi ke tegalan sendiri mencari dedaunan untuk bahan membuat porosan (bahan untuk sarana upakara/ banten). Tapi begitu mendapat dedaunan yang dicari lalu pulang. Ibu saya memang jarang ke luar rumah. Kecuali keluar mencari dedaunan bahan porosan.
"Kalau bahan cukup ibu hanya di rumah saja membuat porosan,” tuturnya.
Keluarga belum lapor polisi karena Desa Adat Majangan sedang dilaksanakan upacara nebasin. “Nanti kalau sudah nyineb, kami akan berkonsultasi dengan prajuru. Untuk mengambil langkah terbaik pencarian sehingga cepat ditemukan,” tutup dia.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 281 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 197 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 182 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun