Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Bangkitkan Ekonomi Warga, Desa Tejakula Kembangkan Rumpon
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kabupaten Buleleng merupakan daerah yang memiliki luas pantai terpanjang di Bali dan juga geografisnya nyegara gunung. Kondisi sumber daya alam ini tentunya menjadikan Buleleng memiliki beragam potensi.
Salah satunya di pesisir pantai Desa Tejakula, dimana perbekelnya memanfaatkan sumber daya alam tersebut demi meningkatkan perekonomian masyarakat.
Perbekel Tejakula, Gede Diarsa saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, (24/2) menyampaikan, dengan mempunyai pantai yang cukup luas, Desa Tejakula saat ini sudah mengembangkan salah satu jenis alat bantu penangkap ikan yang dipasang di laut atau biasa dikenal dengan rumpon.
"Melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Kita tahun lalu sudah bantu 2 jenis rumpon kepada kelompok nelayan Segara Mekar. Rumpon itu yakni rumpon penangkap ikan dan rumpon dasar," ucapnya.
Ditambahkan, adanya rumpon ini, diharapkan dapat membantu nelayan untuk membantu dalam menangkap ikan serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Lebih lanjut, Perbekel Diarsa mengatakan selain rumpon, terdapat pula beberapa potensi yang sudah dikembangkan di daerah pantai Desa Tejakula yakni: penghasil garam piramid, dan potensi terumbu karang. Selain itu, Desa Tejakula juga mempunyai wisata tracking.
Tidak hanya itu, dari cagar budaya, di Desa Tejakula memiliki cagar budaya permandian kuda dan wayang wong yang sudah dikenal sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).
Disamping itu, Desa Tejakula juga mempunyai tradisi yang unik, yakni upacara Dansil yang dilakukan setiap 10 tahun sekali dan termasuk mejarag caru yang diadakan sebelum perayaan nyepi tepatnya saat pengerupukan.
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 549 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 405 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 404 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan