Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Tidur dengan Lampu Menyala Bikin Risiko Penyakit Jantung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Penyakit jantung masih menjadi salah satu tanganan bagi banyak masyrakat di dunia, termasuk di Indonesia. Bukan hanya mematikan, penyakit ini juga membutuhkan biaya perawatan yang cukup besar.
Dari tekanan darah tinggi hingga merokok, ada berbagai faktor risiko yang dapat menyebabkan kondisi ini. Meski pengaruh tertentu seperti usia dan riwayat keluarga penyakit jantung tidak mungkin diubah, yang lain dapat dengan mudah dimodifikasi.
Salah satunya dari posisi dan kondisi tidur. Sebuah studi terbaru mengidentifikasi cara tidur yang bisa tingkatkan risiko penyakit jantung.
“Tutup tirai, tarik tirai dan matikan semua lampu” sebelum tidur adalah pesan dari studi dari Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern Feinberg.
Penelitian tersebut menjelaskan bahwa menyalakan lampu ambient yang moderat saat Anda tidur dapat membahayakan fungsi kardiovaskular. Tidur di ruangan yang terang dapat meningkatkan detak jantung, kekuatan yang membuat jantung berkontraksi, serta kecepatan aliran darah ke pembuluh darah untuk aliran darah beroksigen.
Lebih buruk lagi, hanya satu malam dengan lampu samping tempat tidur dapat mempengaruhi jantung dan pembuluh darah.
Penulis studi senior Dr. Phyllis Zee mengatakan, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hanya satu malam paparan pencahayaan ruangan sedang selama tidur dapat merusak regulasi kardiovaskular, yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.
"Penting bagi orang untuk menghindari atau meminimalkan jumlah paparan cahaya saat tidur."
Studi ini juga memperhatikan bahwa tidur dengan lampu menyala juga dapat meningkatkan resistensi insulin Anda keesokan paginya, yang merupakan faktor risiko diabetes.
Pikirkan seperti ini, bukti sebelumnya menunjukkan bahwa paparan cahaya di siang hari meningkatkan detak jantung Anda melalui aktivasi sistem saraf simpatik.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 549 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 405 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 404 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan