Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Kejari Gianyar Kembalikan Barang Bukti Kejahatan Warga Asing
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gianyar mengembalikan barang bukti sejumlah uang dan dokumen berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI No. 73 k/Pid/2022 dalam perkara warga asing, John Winkel Selasa (15/3) pukul 13.00 WITA berupa uang tunai mencapai miliaran rupiah.
JPU beserta Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan Anak Agung Made Suarja Teja Buana dan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Gianyar I Wayan Sukardiasa, menyatakan terdakwa John Winkel terbukti melakukan tindak pidana Penggelapan dalam Jabatan sebagaimana Pasal 374 KUHP dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 4 (empat) bulan.
Adapun barang bukti yang dikembalikan uang sebesar Rp.2.672.340.000, laporan Prosedur Yang Disepakati Cash Bon atau Pengambilan Untuk Kepentingan Pribadi Bagi Direksi dan Pemegang Saham Periode tahun 2016 - 2019.
Termasuk Laporan Prosedur Yang Disepakati Cash Bon atau Pengambilan Untuk Kepentingan Pribadi Bagi Direksi dan Pemegang Saham Periode Bulan Januari 2020 sampai dengan bulan Juli 2020 tanggal 10 Agustus 2020. Termasuk bukti berupa berkas lainnya.
“Uang dikembalikan melalui Bank BRI dengan cara barang bukti yang dititip di Rekening Kejari Gianyar ditransfer ke Rekening PT. Mitra Prodin dengan diwakili oleh Evi Sushanti Sapanga, selaku Manager Akunting,” ujarnya.
Sebelumnya, John yang bekerja di PT MITRA Prodin telah menjalani hukuman kurungan di Rutan Gianyar.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan