Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Jasad di Jurang Benawah, Keluarga Tolak Hasil Rekonstruksi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Jasad I Wayan Suweta (42) yang ditemukan di Sungai Melangge, Banjar Benawah, Desa Petak, Kecamatan Gianyar, pada 15 Desember lalu rupanya tidak diterima sepenuhnya oleh pihak keluarga korban.
Bahkan hasil rekonstruksi yang dilakukan jajaran Polsek Kota Gianyar ditolak dengan alasan, ada sejumlah kejanggalan dari hasil autopsi. Paman korban I Ketut Durus menyatakan hingga kini pihak keluarga korban merasa kematian korban yang diduga mabuk berat hingga terpeleset ke jurang masih menyisakan tanda tanya.
"Malam itu juga sebelum korban ditemukan, kami sudah datang ke tempat hajatan dan meminta maaf. Disana diungkapkan jika sempat terjadi keributan," ujarnya.
Selama proses penyelidikan hingga diadakan rekonstruksi, pihak keluarga mengaku tidak melihat kesesuaian. Dalam rekonstruksi tidak ada adegan fisik dan hanya ada cekcok mulut. Hingga akhirnya korban dipapah keluar dari pekarangan itu.
"Kalau memang keponakan saya itu mabuk berat sampai dipapah gitu, serasa janggal bisa berjalan jatuh ke jurang yang bersemak. Intinya, kami hanya ingin kejadian ini terungkap secara terang benderang. Karena itu kami menolak hasil rekonstruksi itu," tegasnya.
Di tempat terpisah, Kapolsek Gianyar, Kompol Gede Putra Astawa membenarkan penolakan itu. Polisi sudah bekerja secara profesional. Bahkan sudah mengorek keterangan para saksi sesuai ketentuan.
"Kita tidak mungkin mengikuti informasi tak jelas ini," ujarnya.
Ditegaskan juga, dari hasil lab forensik tidak ditemukan tanda kekerasan dalam tubuh korban. Bahkan dari rumah sakit, istri korban dan keluarganya sudah diajak dan dijelaskan.
"Mengenai penyebab kematian korban sudah dijelaskan. Tidak ada kekerasan, sudah dijelaskan oleh pihak RSUP Sanglah," jelasnya lagi.
Mengenai adanya dugaan keributan secara fisik, jajarannya sudah bertanya ke saksi. Namun hingga kini tidak jelas dan hanya katanya- katanya tidak jelas sumbernya. Bahkan ke kerabat korban juga sudah dikonfirmasi dan menyebutkan tidak tahu, hanya mendengar saja.
"Kalau cekcok mulut ada, karena pengaruh minuman. Namun yang menyatakan berkelahi siapa. Kalau keluarga ada alat bukti baru, silahkan," tutup dia.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 546 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 399 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 398 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan