Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 24 Oktober 2026
Turunkan Tingkat Kematian, Hong Kong Gunakan Obat COVID-19 Paxlovid
BERITABALI.COM, DUNIA.
Paxlovid merupakan salah satu obat COVID-19 yang sudah mendapat izin penggunaan darurat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Inilah yang menjadi alasan rumah sakit di Hong Kong menggunakan obat Paxlovid untuk merawat pasien COVID-19 sebagai upaya menurunkan tingkat kematian.
Sementara Molnupiravir, obat COVID-19 lainnya, diperkirakan baru akan tiba di Hong Kong pada bulan depan.
Kedua obat tersebut bisa digunakan untuk merawat pasien bergejala ringan yang tidak membutuhkan bantuan oksigen, demikian Direktur Medis Pusat Penyakit Menular Hong Kong, Owen Tsang Tak-yin.
Pada Selasa (15/3) otoritas kesehatan Hong Kong melaporkan 29.272 kasus positif dengan 289 kematian.
Pada gelombang terbaru kasus COVID-19, Hong Kong melaporkan 962.851 kasus positif dengan angka kematian 4.364 kasus atau 0,48 persen.
Kasus kematian di Hong Kong telah melampaui jumlah kasus kematian di Wuhan, Provinsi Hubei, China, selama wabah COVID-19 merebak sejak awal 2020.
Kedua obat oral, Paxlovid dan Molnupiravir, tersebut bisa digunakan untuk pasien lanjut usia, terutama pasien berusia 70 tahun ke atas, yang belum pernah divaksin dan memiliki penyakit kronis.
Pemberian obat ini diharapkan bisa menurunkan tingkat kematian, demikian Leung Chi-chiu, pakar penyakit saluran pernapasan Hong Kong. [ANTARA]
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5516 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4571 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2476 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2168 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2165 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan