Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 26 Mei 2026
Xiaomi Uji Coba Fitur Peringatan Dini Gempa di Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Xiaomi, pada Rabu (31/3/2022) mengumumkan uji coba fitur peringatan dini gempa bumi (EEW) di Indonesia. Dengan mengaktifkan fitur ini, pengguna Xiaomi di Tanah Air akan mendapatkan pemberitahuan saat terjadi gempa bumi dan memiliki waktu untuk menyelamatkan diri.
Fitur peringatan dini gempa ini dikembangkan Xiaomi bersama dengan Institute of Care-life (ICL) di Chengdu, Tiongkok. Penerapannya di Indonesia menggandeng Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG.
Jika fitur ini diaktifkan, setelah BMKG mendeteksi gempa mereka akan mensinkronisasi informasi peringatan dini ke server Xiaomi melalui channel khusus, dan Xiaomi akan menggunakan channel prioritas untuk mendorong informasi peringatan dini kepada pengguna ponselnya di daerah terdampak.
Peringatan dini EEW akan berisi informasi antara lain tentang magnitudo dan intensitas getaran. Di Indonesia, peringatan dini gempa akan diterima pengguna ponsel Xiaomi jika intensitas getaran mencapai skala MMI IV atau lebih.
Fitur ini membutuhkan koneksi data untuk berfungsi. Peringatan dini gempa ini kompatibel dengan smartphone Xiaomi yang menggunakan MIUI 12, MIUI 12.5, dan MIUI 13. Smartphone akan membunyikan nada peringatan saat gempa bumi terjadi.
“Xiaomi mengapresiasi dukungan yang sudah diberikan oleh pemerintah Indonesia dalam proyek ini. Melalui inisiatif ini, kami berharap untuk bisa membantu warga Indonesia melalui kegiatan CSR selaku perusahaan yang memiliki tanggung jawab sosial,” kata Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse dalam siaran pers yang diterima Rabu (31/3/2022).
Teknologi EEW dikembangkan oleh ICL di Chengdu, China, sejak tahun 2008. Lembaga ini berhasil mengirimkan peringatan dari gempa yang merusak hingga 65 kali tanpa ada kesalahan hingga kini pada operasionalnya di wilayah Tiongkok.
Di tahun 2019, ICL dan BMKG dari Indonesia melakukan kerja sama untuk memperkenalkan teknologi ini di Indonesia. Teknologi ini dihadirkan dengan harapan untuk membantu lebih banyak pengguna Indonesia untuk bisa menerima peringatan dini dan mencegah hilangnya harta dan nyawa.
“Kami menyambut baik implementasi lanjutan dari uji coba sistem peringatan dini gempa untuk smartphone Xiaomi. Evaluasi akan terus dilakukan untuk mengukur tingkat keberhasilannya di Indonesia. Kami berharap fitur ini bermanfaat bagi warga Indonesia,” kata Kepala Pusat Seismologi Teknik BMKG Rahmat Triyono.
Xiaomi bekerja sama dengan ICL selama bertahun-tahun, memimpin inisiatif untuk implementasi fitur EEW dari ICL untuk smartphone Xiaomi. Xiaomi menjadi brand smartphone pertama di dunia dengan fungsi EEW di tingkat sistem operasi.
Dengan kerja sama ICL dan BMKG, Xiaomi juga mengawali proyek yang memungkinkan fungsi ini untuk smartphone di Indonesia, yang menjadikannya pasar kedua di dunia yang menerima fitur EEW di smartphone Xiaomi. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2169 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2018 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1495 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1383 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli