Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Jembatan Sidemen Ambruk, Akses Warga Kebung di Karangasem Terputus
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sidemen mengakibatkan jembatan penghubung di ruas Banyucampah–Kebung, Desa Telaga Tawang, ambruk pada Selasa malam (21/7/2026). Peristiwa ini menyebabkan jalur utama yang menghubungkan Banjar Dinas Kebung Kangin dan Kebung Kauh terputus total.
Akibat putusnya jembatan tersebut, masyarakat terpaksa menggunakan jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selama ini, jembatan tersebut menjadi akses vital bagi warga, mulai dari mengangkut hasil pertanian, menjalankan aktivitas ekonomi, hingga menjadi jalur utama yang setiap hari dilalui para pelajar menuju sekolah. Kini, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak lagi dapat melintasi lokasi tersebut.
Perbekel Desa Telaga Tawang, I Nyoman Muja Arsana, mengatakan pemerintah desa berharap penanganan darurat segera dilakukan mengingat pentingnya fungsi jembatan bagi masyarakat.
"Jembatan ini merupakan akses utama masyarakat. Selain menunjang aktivitas ekonomi warga, setiap hari juga menjadi jalur anak-anak menuju sekolah. Karena itu kami berharap pemerintah segera melakukan penanganan agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal," ujarnya.
Muja Arsana menjelaskan, ambruknya jembatan tidak hanya dipicu oleh tingginya debit air akibat hujan deras. Menurutnya, kerusakan bendungan irigasi di bagian hilir yang jebol sejak sekitar dua bulan lalu turut memperparah kondisi karena aliran sungai terus mengikis tebing dan fondasi jembatan hingga akhirnya runtuh.
"Bendungan di hilir juga harus segera ditangani. Kalau hanya jembatannya yang diperbaiki sementara bendungannya tetap rusak, fondasi jembatan akan terus tergerus. Bahkan, rumah-rumah warga di sekitar aliran sungai juga berpotensi terdampak abrasi," Imbuhnya.
Pemerintah Desa Telaga Tawang berharap Pemerintah Provinsi Bali segera melakukan perbaikan bendungan irigasi yang rusak, sementara Pemerintah Kabupaten Karangasem diharapkan dapat mempercepat pembangunan kembali jembatan yang ambruk sehingga akses masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mobilitas pelajar dapat segera pulih.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3786 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1446 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1437 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1385 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1296 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun