Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jembatan Sidemen Ambruk, Akses Warga Kebung di Karangasem Terputus

Rabu, 22 Juli 2026, 13:47 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jembatan Sidemen Ambruk, Akses Warga Kebung di Karangasem Terputus.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sidemen mengakibatkan jembatan penghubung di ruas Banyucampah–Kebung, Desa Telaga Tawang, ambruk pada Selasa malam (21/7/2026). Peristiwa ini menyebabkan jalur utama yang menghubungkan Banjar Dinas Kebung Kangin dan Kebung Kauh terputus total.

Akibat putusnya jembatan tersebut, masyarakat terpaksa menggunakan jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selama ini, jembatan tersebut menjadi akses vital bagi warga, mulai dari mengangkut hasil pertanian, menjalankan aktivitas ekonomi, hingga menjadi jalur utama yang setiap hari dilalui para pelajar menuju sekolah. Kini, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak lagi dapat melintasi lokasi tersebut.

Perbekel Desa Telaga Tawang, I Nyoman Muja Arsana, mengatakan pemerintah desa berharap penanganan darurat segera dilakukan mengingat pentingnya fungsi jembatan bagi masyarakat.

"Jembatan ini merupakan akses utama masyarakat. Selain menunjang aktivitas ekonomi warga, setiap hari juga menjadi jalur anak-anak menuju sekolah. Karena itu kami berharap pemerintah segera melakukan penanganan agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal," ujarnya.

Muja Arsana menjelaskan, ambruknya jembatan tidak hanya dipicu oleh tingginya debit air akibat hujan deras. Menurutnya, kerusakan bendungan irigasi di bagian hilir yang jebol sejak sekitar dua bulan lalu turut memperparah kondisi karena aliran sungai terus mengikis tebing dan fondasi jembatan hingga akhirnya runtuh.

"Bendungan di hilir juga harus segera ditangani. Kalau hanya jembatannya yang diperbaiki sementara bendungannya tetap rusak, fondasi jembatan akan terus tergerus. Bahkan, rumah-rumah warga di sekitar aliran sungai juga berpotensi terdampak abrasi," Imbuhnya.

Pemerintah Desa Telaga Tawang berharap Pemerintah Provinsi Bali segera melakukan perbaikan bendungan irigasi yang rusak, sementara Pemerintah Kabupaten Karangasem diharapkan dapat mempercepat pembangunan kembali jembatan yang ambruk sehingga akses masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mobilitas pelajar dapat segera pulih.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami