Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Para Pemuda Ini Pilih Salat Tarawih di Atas Pagar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pada awal-awal Bulan Ramadan, jemaat salat tarawih memang masih banyak-banyaknya. Tak heran banyak tempat ibadah yang sampai membludak karena tak bisa menampung jemaat.
Dalam hal ini, banyak jemaat salat tarawih yang memilih salat di teras masjid atau musala ketika tak kebagian tempat. Namun berbeda dengan para pemuda yang tak kebagian tempat salat ini.
Saat tempat di dalam masjid telah habis, sementara teras juga penuh, para pemuda ini nekat salat di atas pagar. Setidaknya, tiga pria yang terekam salat di atas tembok pagar masjid dengan menyeimbangkan tubuh mereka.
"Saking semangatnya salat terawih," tulis akun Instagram @underc0ver.id yang mengunggah video tersebut.
Video yang diunggah pada Senin (4/4/2022) tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Ini sih iman 10 persen keseimbangan 90 persen," komentar warganet.
"Salat tarawih nya shinobi konoha emang beda, sekalian latihan kontrol cakra untuk keseimbangan," imbuh warganet.
"Melawan humum Newton," tulis warganet di kolom komentar.
"Gue juga pernah pas salat jumat, enggak kebagian tempat salat di pager," timpal lainnya.
"Salat rasa benteng takeshi," balas warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3770 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1438 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1421 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1378 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1289 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun