Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 5 September 2026
Covid-19 Landai, Kasus DBD Melejit di Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kasus Covid-19 melandai, kini giliran kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Karangasem yang mengalami lonjakan yang cukup signifikan.
Lonjakan kasus DBD tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama dikonfirmasi Senin (4/4/2022).
Ia menjelaskan, terhitung mulai Januari hingga bulan Maret 2022 ini, Kabupaten Karangasem mencatat sebanyak 177 kasus DBD.
Jika dibandingkan dengan tahun 2021 yang hanya mencatat 185 kasus DBD sepanjang tahun, jumlah kasus DBD pada tahun 2022 ini bisa dikatakan meningkat cukup tajam.
"Ya tahun 2022 ini kasus DBD meningkat cukup signifikan jika dibandingkan dengan data kasus DBD tahun 2021," kata Putra Pertama.
Menurutnya, salah satu faktor pemicu meningkatnya kasus DBD di Karangasem karena faktor kondisi cuaca yang tidak menentu disamping juga merupakan siklus 5 tahunan.
Untuk diketahui dari total 177 kasus DBD di Karangasem, paling banyak ditemukan atau tingkat penyebarannya paling banyak di wilayah Kecamatan Karangasem sebanyak 84 kasus DBD.
Untuk mengantisipasi penyebaran lebih banyak, Dinkes Karangasem terus berupaya untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), fogging dan sosialisasi kepada masyarakat. Yakni dengan melakukan upaya 3M menguras penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas serta abatisasi untuk membunuh jentik nyamuk.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3057 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 605 Kali
Kebakaran Gudang Rongsokan Sunset Road Diduga Dipicu Gas
Dibaca: 519 Kali
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Dibaca: 493 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman