Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Developer Rusia Bikin Toko Aplikasi Pengganti Google Play Store
BERITABALI.COM, DUNIA.
Invasi Rusia ke Ukraina berdampak pada banyaknya sanksi yang dijatuhkan ke pemerintahan Vladimir Putin. Contohnya Google, di mana perusahaan telah memblokir pembayaran untuk Google Play Store dan YouTube di Rusia.
Menanggapi sanksi itu, sebuah organisasi developer teknologi Rusia mengumumkan bakal membuat toko aplikasi pengganti Play Store yang disebut NashStore.
Platform ini akan kompatibel dengan sistem pembayaran kartu Mir Rusia yang memungkinkan pengembang aplikasi di Rusia menerima pembayaran dari pengguna aplikasinya.
"Orang Rusia sudah tidak dapat lagi menggunakan Google Play untuk membeli aplikasi, dan pengembang telah kehilangan sumber pendapatan mereka. Oleh karenanya kami membuat toko aplikasi Rusia, NashStore," ujar Vladimir Zykov, perwakilan dari organisasi Digital Platforms Rusia, dikutip dari Android Authority, Senin (4/4/2022).
Rencananya NashStore itu akan diluncurkan pada 9 Mei yang menjadi perayaan Hari Kemenangan Rusia di Perang Dunia Kedua.
Meski demikian, NashStore bukan satu-satunya toko aplikasi alternatif. Sebelumnya perusahaan teknologi Rusia, Yandex, juga menawarkan Yandex Store sebagai toko aplikasi alternatif untuk pengguna Android.
Ini juga bukan pertama kalinya toko aplikasi alternatif dibuat karena imbas sanksi. Sebelumnya pada 2019, Huawei juga ditolak aksesnya ke Google Play Store.
Dari sana, Huawei akhirnya meningkatkan toko aplikasi buatan sendiri yang diberi nama Huawei App Gallery. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3769 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1438 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1421 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1378 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1288 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun