Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Ayah di Vietnam ini Sulap Minibus Tua jadi Tank Kayu
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria asal Vietnam, Truong menyulap minibus tua menjadi kendaraan tank kayu untuk putranya. Truong Van Dao dan putranya mengendarai tank kayu yang terbuat minibus tua di sebuah daerah perumahan di provinsi Bac Ninh, Vietnam, Senin (28/3/2022).
Di akhir pekan, mereka berkeliling Hanoi menggunakan tank kayu.
Setiap akhir pekan, Truong Van Dao mengendarai tank kayu buatannya ini di sekitar lingkungannya dengan putranya. Selain itu, ia juga kerap membiarkan anak-anak sekitar ikut mencoba kendaraan buatannya ini.
Truong membuat Tank kayu ini dengan meniru kendaraan lapis baja model EBR105 buatan Prancis yang lengkap dengan meriam replika sepanjang 2,8 meter.
Tak tanggung-tanggung, Truong harus mengeluarkan dana sebesar 11.000 dollar AS dan membutuhkan waktu selama tiga bulan untuk mengkonversi minibus tuanya jadi tank kayu.
Banyaknya roda mengakibatkan Dao dan putranya tidak bisa mengendarai tank kayunya dengan kecepatan tinggi.
Kecepatan tertinggi adalah 25 kilometer/jam karena jika melampaui batas kecepatan itu maka kabel yang menghubungkan roda akan terlepas dan akan menyebabkan tank kayu itu mogok. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3769 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1438 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1421 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1378 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1288 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun