Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 21 Juli 2026
Kisah Dadong Berata, 25 Tahun Jualan Cemper Jalan Kaki
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Teriknya sinar matahari di Kota Amlapura tak menyurutkan niat Ni Ketut Berata, seorang nenek berusia 70 tahun asal Gelumpang, Karangasem untuk terus menjajakan beberapa susun cemper (janur untuk canang-red) yang ia bawa untuk dijual.
Selasa siang, 5 April 2022 sekitar pukul 13.00 WITA, kami tak sengaja bertemu dengan sosok wanita tangguh ini sedang berjalan di sebelah sisi selatan lapangan Tanah Aron, Amlapura.
"Pak tumbasin tiyang cemper, (pak tolong beli dagangan saya)," ujarnya ramah meski terlihat letih.
Dari sana, sambil beristirahat sejenak, nenek Berata sempat bercerita telah 25 tahun berjualan cemper di wilayah tersebut.
Hampir tiap hari mulai pukul 10.00 WITA ia berangkat dari rumahnya dengan berjalan kaki keliling memasuki rumah - rumah warga untuk menjajakan cemper yang ia jual tersebut.
"Kadang - kadang habis, kadang juga masih banyak, kalo cepat habis pulangnya bisa lebih awal, tapi kalo pembelinya sedikit bisa sampai jam 3 sore baru pulang," kata Berata yang telah diterjemahkan.
Untuk satu susun cemper berisi 50 biji ia jual dengan harga Rp.8 ribu rupiah. Untungnya tidak seberapa hanya Rp.1.000 sampai Rp.2.000 rupiah saja karena cemper tersebut ia dapatkan juga dengan cara membeli kemudian dijual kembali.
"Kadang selain cemper saya juga bawa busung (janur) dan pisang, ya kalo ada rejeki dapet untung seribu bisa habis terjual," tandasnya sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3760 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1434 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1408 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1376 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1287 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun