Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
Kemenparekraf-Ralali Group Tandatangani MoU Dukung Parekraf
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan marketplace Ralali Group dalam upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani dengan CEO Ralali Group, Joseph Aditya dan disaksikan oleh Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (18/4/2022).
Menparekraf Sandiaga Uno dalam sambutannya mengatakan kolaborasi ini merupakan upaya bersama dalam menyambut tatanan ekonomi baru pascapandemi COVID-19 yang bersamaan dengan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Indonesia.
"Dengan (semangat) G-20 "Recover together, recover stronger", kita juga sekarang mau recover better dengan tatanan ekonomi baru. Adapun upaya membentuk tatanan baru tersebut adalah melalui inovasi, adaptasi, dan kolaborasi," kata Sandiaga.
Sandiaga mengatakan kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Serta mendukung program-program Kemenparekraf terkait pengembangan potensi parekraf.
Sandiaga juga mengapresiasi kehadiran Ralali group sebagai marketplace B2B (business to business) yang menghubungkan pemasok produk dan pelaku bisnis melalui aplikasi dan situs Ralali.com.
"Salah satu upaya kita untuk recover better adalah memperkuat rantai pasok kita. Kemarin harga-harga meningkat karena kita tidak punya rantai pasok yang optimal, jadi dengan kehadiran ralali.com diharapkan rantai pasok kita akan semakin kuat," katanya.
Sandiaga berharap kerja sama ini juga dapat menjadi momentum untuk mendukung program-program pengembangan sektor parekraf yang dicetuskan oleh Kemenparekraf, terutama terkait desa wisata. "Saya yakin banyak sekali yang bisa kita kerja samakan secara konkrit, terutama pengembangan desa wisata," ungkap Sandiaga.
Sementara itu, Joseph Aditya mengungkapkan Ralali Group berhasil menghubungkan dan memperbantukan 1,5 juta pelaku bisnis melalui solusi ekosistem digital dari Ralali Group.
Melalui sinergi ini, Ralali mendukung secara penuh ragam program unggulan Kemenparekraf, seperti program Bangga Buatan Indonesia, Desa Kreatif Indonesia, Desa Wisata, KaTa (Kabupaten/Kota Kreatif), serta program lainnya dengan tujuan utama mendigitalisasi UKM Indonesia melalui memberikan pembinaan, pemberian dukungan riset dan edukasi secara berkelanjutan, pengembangan produk wisata dan kreatif, serta pengembangan ekonomi digital terhadap UKM Indonesia.
“Ralali berharap kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI ini menjadi langkah awal yang akan terus bergerak untuk mewujudkan UKM Indonesia Go Digital, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Yang pada akhirnya, Ralali Ekosistem Group akan berupaya memberikan solusi bisnis yang unggul untuk para UKM dalam mendigitalisasi bisnisnya,” ungkap Adit.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3681 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1355 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1234 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1120 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1078 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun