Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
Borneo FC Resmi Lepas Boaz Solossa
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kebersamaan Borneo FC dan mantan bintang Timnas Indonesia, Boaz Solossa ternyata tak berlangsung lama alias cuma semusim. Pesut Etam --julukan Borneo FC-- resmi melepas penyerang veteran berusia 36 tahun itu.
Ya, Boaz ternyata tak masuk dalam rencana Borneo FC untuk Liga 1 musim 2022/2023 nanti. Lewat laman resminya, Senin (25/4/2022), Borneo FC resmi memutus kontrak Boaz yang sejatinya baru kedaluwarsa pada 2023 nanti.
Boaz dikontrak Borneo FC selama dua musim pada Agustus 2021 lalu setelah mantan kapten Timnas Indonesia itu dipecat Persipura Jayapura, klub yang telah lama diperkuatnya, akibat indisipliner.
"Terima kasih atas satu musim yang luar biasa ini Kakak Boaz Solossa. Sampai jumpa di lain kesempatan dan keluarga tetaplah keluarga. Manyala!" demikian pernyataan kubu Borneo FC.
Semusim membela Borneo FC, performa Boaz jauh dari harapan. Tiga kali top skor Liga Indonesia itu kalah bersaing dengan para attacker macam Francisco Torres, Terens Puhiri, Wawan Febrianto, hingga Muhammad Sihran.
Boaz tercatat cuma enam kali jadi starter meski jumlah penampilannya di Liga 1 musim 2021/2022 lalu mencapai 22 kali.
Boaz cuma mampu menyumbang 3 gol plus 1 assist untuk Borneo FC dan praktis tak berandil banyak dalam raihan Pesut Etam finis keenam di klasemen akhir. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3674 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1345 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1229 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1075 Kali
Mobil Keluar Parkir Tabrak Motor di Seririt, Penumpang Tewas
Dibaca: 905 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun