Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 12 Juli 2026
PBB Desak Rusia Akhiri Perang di Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak agar Rusia segera mengakhiri perang di Ukraina usai melakukan dua bulan invasi militer. Hal itu ia ungkap dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB yang diselenggarakan Amerika Serikat pada Kamis (5/5).
"Invasi Rusia ke Ukraina merupakan pelanggaran integritas teritorial dan piagam PBB. Itu harus diakhiri demi rakyat Ukraina, Rusia, dan seluruh dunia," ujar Guterres.
Tidak hanya Guterres, mayoritas negara anggota Dewan Keamanan PBB juga menyerukan supaya Rusia mengakhiri perang tersebut. Mereka adalah China, Amerika Serikat, Irlandia, Prancis dan Meksiko.
Pentolan PBB itu juga menyampaikan perlu solusi damai untuk kedua negara tersebut. Senada, Norwegia dan Meksiko juga mendukung upaya Sekjen PBB itu soal tawaran jasa dalam mencari solusi damai.
Duta Besar Ukraina untuk PBB Sergiy Kyslytsa juga buka suara.
"Setiap kesempatan harus digunakan untuk mencapai perdamaian," kata Kyslytsa.
Sementara itu, Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun menegaskan hanya diplomasi yang akan mengakhiri pertempuran. Ia juga mengkritik pengiriman senjata ke Ukraina.
Namun, seruan tersebut belum pasti akan menjadi pernyataan bersama Dewan Keamanan PBB.
Wakil Duta Besar Rusia Dmitry Polyanskiy menyatakan 'masih ada waktu' saat ditanya apakah Moskow menyetujui seruan itu atau tidak.
Ukraina masih berada dalam gempuran Rusia usai Presiden Vladimir Putin melancarkan invasi pada 24 Februari lalu. Hari-hari setelah itu, ledakan dan pertempuran terus terjadi.
Kini, Rusia tengah mengintensifkan serangan di Timur Ukraina. Mereka bahkan disebut akan menggempur besar-besaran negara tetangganya itu sebelum 9 Mei.
Di tanggal itu pula, Putin dilaporkan akan mengumumkan perang secara resmi. Hal ini kemungkinan akan membuat Kremlin mengerahkan seluruh kekuatan termasuk pasukan cadangan dan wajib militer.
Tanggal 9 Mei merupakan Hari Kemenangan Rusia untuk memperingati keberhasilan mereka melawan Jerman saat Perang Dunia II.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3653 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1323 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1221 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1064 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun