Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 28 Agustus 2026
Kreator Bisa Kebagian Royalti dari Iklan TikTok
BERITABALI.COM, NASIONAL.
TikTok meluncurkan sebuah program baru yang diberi nama TikTok Pulse. Program ini memungkinkan kreator untuk mendapatkan uang dari iklan yang ditampilkan aplikasi.
Menurut perusahaan, program ini akan hadir di sekitar 4 persen dari keseluruhan konten video terpopuler di TikTok.
GM of North America Global Business Solutions TikTok, Sandie Hawkins menyampaikan, TikTok akan berbagi 50 persen pendapatan iklan dari program Pulse dengan kreator yang memenuhi syarat.
Adapun syarat yang diberikan adalah kreator tersebut setidaknya memiliki 10.000 followers ketika video mereka diunggah, sebagaimana diungkap The Verge, Jumat (6/5/2022).
Hawkins mengatakan kalau program TikTok Pulse akan diluncurkan pada Juni nanti di Amerika Serikat.
Sedangkan negara lain juga kebagian pada musim gugur atau sekitar akhir tahun ini.
Program baru TikTok Pulse ini mirip seperti royalti yang ada di YouTube. Bedanya, YouTube memberikan kompensasi 55 persen dari iklan yang dibuat kreator.
Ini juga jadi cara baru TikTok memberikan royalti ke kreator, selain program Creator Fund. Program ini juga membayar kreator yang memenuhi syarat jika videonya populer.
Namun kreator TikTok mengatakan kalau kompensasi yang diberikan dari program tersebut cenderung kecil dan tidak konsisten. Itu berarti program ini tidak bersifat jangka panjang seperti yang dimiliki YouTube.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4718 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2530 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2162 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1787 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1213 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun