Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Kreator Bisa Kebagian Royalti dari Iklan TikTok
BERITABALI.COM, NASIONAL.
TikTok meluncurkan sebuah program baru yang diberi nama TikTok Pulse. Program ini memungkinkan kreator untuk mendapatkan uang dari iklan yang ditampilkan aplikasi.
Menurut perusahaan, program ini akan hadir di sekitar 4 persen dari keseluruhan konten video terpopuler di TikTok.
GM of North America Global Business Solutions TikTok, Sandie Hawkins menyampaikan, TikTok akan berbagi 50 persen pendapatan iklan dari program Pulse dengan kreator yang memenuhi syarat.
Adapun syarat yang diberikan adalah kreator tersebut setidaknya memiliki 10.000 followers ketika video mereka diunggah, sebagaimana diungkap The Verge, Jumat (6/5/2022).
Hawkins mengatakan kalau program TikTok Pulse akan diluncurkan pada Juni nanti di Amerika Serikat.
Sedangkan negara lain juga kebagian pada musim gugur atau sekitar akhir tahun ini.
Program baru TikTok Pulse ini mirip seperti royalti yang ada di YouTube. Bedanya, YouTube memberikan kompensasi 55 persen dari iklan yang dibuat kreator.
Ini juga jadi cara baru TikTok memberikan royalti ke kreator, selain program Creator Fund. Program ini juga membayar kreator yang memenuhi syarat jika videonya populer.
Namun kreator TikTok mengatakan kalau kompensasi yang diberikan dari program tersebut cenderung kecil dan tidak konsisten. Itu berarti program ini tidak bersifat jangka panjang seperti yang dimiliki YouTube.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4174 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1950 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1778 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1488 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1093 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan