Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Mangkrak, RPH Temesi Diharapkan Jadi Rumah Potong Babi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sejak 2014, Rumah Potong Hewan (RPH) yang berlokasi di Banjar/Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, mangkrak.
Ketua Gabungan Usaha Peternak Babi Indonesia (GUPBI) Bali, Ketut Hari Suyasa, mengusulkan supaya RPH Temesi kembali dimanfaatkan. Namun untuk rumah potong babi.
“Kami harapkan RPH Temesi ini bisa dimanfaatkan untuk pemotongan babi, walaupun itu diperuntukkan untuk sapi,” ujarnya.
Apabila RPH Temesi dapat dimanfaatkan sebagai tempat potong babi, maka Bali dapat mengirim daging babi yang sudah dipotong ke luar Bali.
“Kita bisa mengirim karkas, babi yang sudah dipotong kepalanya, tanpa jeroan,” jelasnya.
Selain itu, bisa juga memenuhi permintaan daging dibelah 2 atau 4. “Itu salah satu produk yang bisa kita kirim, tapi semua tergantung permintaan,” imbuhnya.
Dengan begitu, dapat meningkatkan bargaining peternak Babi di Bali dengan produk babi yang ada keluar wilayah Bali. Sebab, pihaknya memprediksi bisnis babi akan terus berkembang, dan akan beralih ke produk beku.
“Tidak ada risiko mati (babi hidup) di jalan atau menemui masalah di jalan. Tinggal kita menyediakan daging bersih, dikemas lalu dikirim,” ujarnya.
Melihat lokasi dan bangunan, bisa dimanfaatkan untuk potong babi. “Sedangkan untuk pemotongan babi kita butuh kandang isolasi sebelum dipotong, dan kebetulan di RPH Temesi itu sangat memungkinkan,” tutupnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4155 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1941 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1769 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1479 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1071 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan