Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 11 Juli 2026
Viral Mobil Ngebut Mundur Sambil Putar Musik di Jalanan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aksi seseorang yang mengemudikan mobil sambil ngebut dan berjalan mundur, viral di media sosial. Tak hanya itu, pengemudi tersebut juga sambil memutar musik.
Diketahui, aksi tersebut dilakukan di jalanan kawasan Sumenep, Madura, Jawa Timur. Aksi itu terekam dalam sebuah video amatir yang diambil seorang warga yang melintas.
Video itu kemudian dibagikan oleh akun instagram @andreli_48. Dalam video terlihat mobil Daihatsu Charade tahun 1986 warna hijau bernopol M 1965 VH berjalan mundur dengan kecepatan cukup tinggi.
Padahal mobil tersebut tengah melintas di jalanan yang cukup ramai kendaraan. Di atas mobil tersebut juga tampak sebuah toa.
Di depan mobil tersebut juga tampak sebuah mobil lain berwarna hitam yang melaju. Perekam yang berada di atas sepeda motor mengikuti jalannya mobil tersebut hingga cukup jauh.
Diketahui, pengemudi beserta mobil tersebut telah diamankan oleh Satlantas Polres Sumenep. Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet.
"Mentang-mentang arus balik, dia mundur jalannya," ujar widi***.
"Mau heran tapi kok di madura," kata hadit***.
"Kirain mobil gugel map," ucap mawah***.
"Arus balik itu min," ujar asep***.
"Hanya orang stres kelakuannya gitu," ujar yogie***.
"Mungkin dia lupa bawa mobil malah ingatnya bawa forklift," kata satria***.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3651 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1317 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1219 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun