Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Undang Pasangan Gay Ragil dan Fred, Deddy Corbuzier Dihujat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Baru-baru ini Deddy Corbuzier mendapatkan sorotan dari berbagai pihak, usai mengundang pasangan gay, yakni Ragil Mahardika dan Fred, ke podcast-nya. Deddy Corbuzier banjir kecaman sejumlah netizen di media sosial Twitter lantaran dinilai podcast-nya dengan Ragil dan Fred tidak mengedukasi.
Salah seorang netizen dalam cuitannya mempertanyakan soal mualaf Deddy Corbuzier.
"Bodo amat Ragil dan "lakinya" diundang podcast Deddy. Itu semakin memperjelas dia mualaf bukannya menjadi lebih lebih baik tapi malah sebaliknya. Salah guru?," cuit akun @hisyammochtar.
Tidak hanya itu saja, banyak netizen menilai jika judul yang Deddy sematkan seolah-olah mengajak masyarakat Indonesia untuk menjadi penyuka sesama jenis.
Sebab, dalam judul tertera kalimat "Tutorial Jadi G4y di Indo" yang dianggap netizen kurang pantas dan tidak mengedukasi sama sekali.
"Begitu banyak pujian dari cara berbicaranya dan tutur katanya. Tetap saja nama 'Ragil' besar karena kehidupan LGBT-nya. Makin diberi panggung juga buat apa jikalau bukan kebutuhan insight? lambat laun semua orang jadi terbiasa dengan keberadaan LGBT. Naudzubillah," cuit akun @bahruddinyusuf.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun