Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Viral Penjual Pecel Lele Bikin Hujan Uang di Kampung Halaman
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Siapa yang tidak kenal dengan nasi pecel lele khas Lamongan? Makanan yang biasa dijual di warung tenda kaki lima ini begitu diminati masyarakat.
Tak sedikit penjual pecel lele yang kemudian menjadi sangat sukses dan berniat untuk berbagi berkah tersebut di kampung halamannya. Apalagi momennya pun bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1443 H yang suasananya masih dirasakan hingga kini.
Penjual pecel lele di video unggahan akun Instagram @fakta.indo ini juga mempunyai niat serupa. Namun tidak dengan cara yang biasa saja, penjual pecel lele ini berniat berbagi rezeki dengan para tetangganya dengan mengadakan hujan uang.
"Jagat maya dihebohkan dengan kisah sejumlah pedagang pecel lele yang sukses," kata @fakta.indo. "Sebagai wujud syukurnya yang diperolehnya ia pun tak lupa berbagi dengan warga kampung halamannya di Desa Bugoharjo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Senin (9/5/2022)."
Namun aksi berbagi penjual pecel lele ini menjadi viral karena dilakukan sambil melempar uang dari atap masjid seolah sedang terjadi hujan uang di daerah tersebut.
Seperti terlihat di video, tampak empat orang pria berada di atap masjid, dengan salah satu di antara mereka melemparkan sejumlah uang tunai ke bawah.
Tentu saja para warga telah berkumpul di halaman masjid dan siap memperebutkan uang-uang yang dilemparkan sang penjual pecel lele. Tua maupun muda, pria maupun wanita, semua tanpa ragu saling bertubrukan untuk memperebutkan uang tersebut.
Agar aksi tidak berujung anarkis, beberapa orang di atap masjid ikut memberi arahan untuk mengendalikan warga. Sementara beberapa warga sendiri juga terlihat sibuk mengabadikan momen tak biasa tersebut dengan smartphone masing-masing.
Namun hujan uang bukan satu-satunya aksi sosial yang dilakukan penjual pecel lele ini. "Para pengusaha warung pecel lele itu juga menggelar sunatan massal, pengobatan gratis, hingga menggelar pengajian umum," sambungnya.
Meski dimaksudkan untuk berbagi rezeki, aksi pengusaha pecel lele ini rupanya menuai pro dan kontra di kalangan warganet. Beberapa mempermasalahkan cara berbaginya yang dianggap kurang sopan, apalagi karena dilakukan dari atas masjid.
"The real sultan," puji warganet.
"Kukira lelenya yang dilempar," seloroh warganet.
"Caranya kurang santun," komentar warganet.
"Nggak di atap mesjid juga kali," kritik warganet.
"Ngapa mesti dilempar.. kan bisa disuruh antri 1 1. Kalo lempar kek gitu kesan nya kaya ngasih makan ayam aja," lanjut warganet lain.
"Di beberapa daerah memang ada yang biasa begitu, kita cukup menghargai aja brader sister," timpal warganet lainnya, menambahkan bahwa di daerahnya juga ada tradisi serupa dengan memakai uang koin, lalu dilanjutkan dengan syukuran bersama.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4114 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1933 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1758 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1473 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1057 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan