Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 8 Agustus 2026
Belasan Mahasiswa Aliansi Papua Demo di Renon, Ini Tuntutannya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Belasan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Bali menggelar aksi demo di kawasan Renon, pada Selasa 10 Mei 2021.
Mereka membawa poster dan spanduk berisi kritikan-kritikan terhadap pemerintah dan sejumlah tuntutan diantaranya agar Papua Barat segera merdeka.
Para mahasiswa juga merias wajah mereka dengan warna yang membentuk bendera Papua Barat bersimbol bintang kejora. Aksi demo ini mendapat pengawalan ketat dari jajaran Polresta Denpasar, Polda Bali, Polsek Denpasar Timur hingga pecalang desa setempat.
Mizkhy Weya selaku juru bicara Petisi Rakyat Papua Wilayah Bali mengatakan dalam aksi demo kali ini pihaknya menuntut agar segera dicabut Otonomi Khusus Jilid II. Para pendemo menolak rencana pemerintah melakukan pemekaran beberapa wilayah di Provinsi Papua.
"Kami minta agar hentikan praktik pelaksanaan Otonomi Khusus Jilid II, dalam kebijakan UU nomor 2 Tahun 2021. Hentikan juga produk hukum pemekaran yang dipaksanakan atas nama pembangunan dan kesejahteraan semua terhadap orang Papua," ujarnya.
Weya mengatakan bahwa sebaiknya pemerintah RI memberikan akses International untuk Jurnalis Independen agar bisa pulang ke Papua dan menginvestigasi segala bentuk kejahatan kemanusiaan di tanah Papua.
"Cabut UU Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001. Hentikan rencana pemekaran provinsi di tanah Papua, yang merupakan politik pendudukan dan politik pecah belah di Papua," ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Weya, pihaknya meminta pemerintah untuk menarik militer organik dan non organik dari seluruh tanah Papua. Termasuk akses Palang Merah Internasional, untuk memberikan akses pelayanan Kesehatan terhadap 67 ribu pengungsi, di kabupaten Nduga, Intan Jaya, Puncak Papua, Pegunungan Bintang, Maybrat dan Yahukimo.
Tak kalah penting, para pendemo juga mendesak agar seluruh tahanan politik asal Papua dibebaskan oleh pemerintah Indonesia.
Beberapa saat berdemo, para mahasiswa berangsur angsur bubar dan dikawal ketat aparat kepolisian. Aksi tersebut berlangsung damai.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4327 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1461 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 956 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 889 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun