Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Ketua DPRD Tabanan Apresiasi SWP Hasilkan Obat Tradisional Bali
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ketua DPRD Tabanan Made Dirga memberikan apresiasi pada perkumpulan Spiritual Wanara Petak (SWP) dalam menjaga kesehatan anggotanya dengan memproduksi obat sendiri.
Pada Kamis, (12/5) bertempat di rumah Made Dirga di Tabanan, 250 anggota perkumpulan ini sejak sehari sebelumnya bergiliran membuat obat tradisional Bali berupa minyak dari bahan dasar kelapa.
Ketua Spiritual Wanara Petak (SWP) Tabanan Wayan Subawa mengatakan, obat yang dibuatnya berupa minyak kelapa yang dicampur dengan bahan lain berupa ramuan dari kayu obat, madu dan jahe.
Proses pembuatannya diawali dengan menyerut 1.011 butir buah kelapa. Lantas diperas hingga menjadi santan. Lalu dimasak hingga menghasilkan minyak. Setelah itu, dicampur dengan ramuan lain.
“Obat ini bisa diminum dan dioles. Kami tidak promosi. Ini hanya untuk kalangan internal SWP,” ujar Wayan Subawa.
Ia menerangkan ramuan obat ini dibuat langsung oleh Ketua SWP, Ajik Alit. Obat ini berkhasiat untuk menyembuhkan sakit kulit hingga sakit pada tulang. Saat membuat obat di rumah Made Dirga, mereka menggunakan empat drum besar yang dimasak dengan kayu bakar.
“Tujuannya agar anggota dan keluarga bisa tetap sehat fisik dan spiritual,” ujarnya.
Ketua DPRD Tabanan Made Dirga bersama anggota DPRD Tabanan dari Fraksi PDI Perjuangan Wayan Widnyana atau Regen juga menjadi dewan pembina di SWP.
Sementara itu, Made Dirga memberikan dukungan penuh pada SWP dalam setiap kegiatannya. Apalagi, kata Dirga mereka bisa menghasilkan obat tradisional dengan ramuan milik sendiri.
Selain itu, konsep ini sejalan dengan program dari Pemerintah Provinsi Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang di dalamnya berisi instruksi memaksimalkan potensi lokal untuk kesejahteraan masyarakat.
“Ini obatnya sangat mujarab. Pada masa pandemi, masyarakat harus bisa menjaga kesehatan secara mandiri. Obat-obat tradisional harus diperkenalkan luas,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara, Tabanan ini berharap, Spiritual Wanara Petak bisa tetap eksis hingga turun ke masyarakat untuk memberikan bantuan sosial.
“Kedepan akan kami rancang seperti itu, sehingga keberadaan SWP bisa berguna dan membantu masyarakat secara luas,” ujarnya.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4276 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1448 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 946 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 877 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun