Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




G7 Wanti-Wanti China Tak Bantu Rusia Invasi Ukraina

Minggu, 15 Mei 2022, 13:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/G7 Wanti-Wanti China Tak Bantu Rusia Invasi Ukraina

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Tujuh negara kaya dunia yang tergabung dalam G7 mewanti-wanti China agar tak membantu invasi Rusia di Ukraina dalam bentuk apapun.

"Kami mendesak China tak membantu Rusia dalam perang agresi melawan Ukraina, tak meremehkan sanksi atas Rusia akibat serangannya terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina," demikian pernyataan G7, Sabtu (14/5).

G7 juga mendesak China "tak membenarkan tindakan Rusia di Ukraina, dan tak terlibat dalam manipulasi informasi, disinformasi, dan langkah lainnya untuk membenarkan agresi Rusia terhadap Ukraina."

Sebaliknya, G7 mendesak China agar mendukung kedaulatan dan kemerdekaanUkraina, sesuai dengan hukum internasional. G7 juga meminta China agar mendesak Rusia menghentikan agresimiliternya terhadapUkraina.

China sendiri selama ini dianggap berupaya bermain dua kaki dalam merespons konflik Rusia-Ukraina saat ini.

Mereka tak mengecam serangan Rusia dan menyebutnya sebagai "invasi." Di saat bersamaan, China mengklaim akan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Ukraina.

Pada Maret lalu, sejumlah pejabat intelijen AS mengklaim Rusia meminta bantuan militer China untuk perang di Ukraina. Bantuan tersebut dikabarkan berupa senjata dan makanan. Rusia dan China membantah kabar ini.

Dubes China untuk Amerika Serikat, Qin Gang, lantas merilis tulisan opini di media Washington Post. Dalam tulisan itu, Qin menegaskan bahwa China ingin konflik di Ukraina segera berakhir.

Melalui tulisan itu, Qin Gang juga membantah rumor yang menyatakan "China mengetahui, setuju, dan mendukung (perang)."

"Konflik antara Rusia dan Ukraina tidak baik untuk China. Jika China mengetahui krisis ini ternyata sudah dekat, kami bakal mencoba mencegahnya sebaik mungkin," tulis Qin.(sumber: cnnindonesia.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami