Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 23 Agustus 2026
Renault Jual Pabriknya di Rusia Seharga Rp 200
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah kota Moskwa akan mengambil alih pabrik mobil Renault, raksasa otomotif asal Prancis. Pabrik itu akan digunakan membangkitkan lagi Moskvitch, merek mobil lawas Rusia.
Renault diketahui telah meninggalkan pasar Rusia akibat invasi ke Ukraina yang diperintahkan Presiden Vladimir Putin. Perusahaan Prancis itu telah menjual 68 persen sahamnya di produsen otomotif terbesar Rusia, AvtoVAZ seharga hanya 1 ruble (sekitar Rp 200), dengan opsi pembelian kembali dalam 6 tahun.
"Hari ini kami mengambil keputusan penting, sekaligus bertanggung jawab atas 45.000 karyawan kami di Rusia. Kami juga menjaga kinerja serta peluang untuk kembali ke negeri ini di masa depan," kata CEO Renault, Luca de Meo seperti dilansir dari The Guardian.
Pembeli saham serta pabrik Renault di Rusia adalah Pemerintah Kota Moskwa. Wali Kota Moskwa, Sergei Sobyanin mengatakan keputusan Renault itu tepat dan ia akan memanfaatkan pabrik tersebut untuk mencegah terjadinya pengangguran.
"Saya telah memutuskan untuk mengambil alih pabrik dan meneruskan produksi mobil penumpang di bawah merek Moskvitch," tegas Sobyanin.
Moskvitch sendiri adalah merek mobil di era Uni Soviet. Di Rusia merek itu sering menjadi bahan melawak. Karenanya penggunaan kembali merek itu untuk menggantikan Renaul disambut canda oleh warganet Rusia.
"Rusia berhasil menciptakan mesin waktu. Tapi alat itu hanya bisa membawa kita kembali ke era Uni Soviet," tulis seorang pengguna media sosial lokal menanggapi kebangkitan kembali Moskvitch. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4625 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2427 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2080 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1680 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1120 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun