Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Minta Dibelikan HP Tak Dituruti, Pemuda Bakar Rumah Orangtua
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Viral di media-media sosial video yang merekam sebuah rumah tengah terbakar hebat, dilalap si jago merah. Ternyata, rumah itu dibakar oleh anak si empunya, gara-gara tak dibelikan handphone alias HP.
Tampak sebuah rumah terbakar. Bahkan, dalam video tersebut rumah itu tampak sudah tinggal tiang-tiangnya, meski api masih berkobar.
Menurut pengunggah, rumah berbentuk joglo tersebut berada di Desa Taman Asri, Kecamatan Pringkuku, Pacitan, Jawa Timur. Peristiwa pembakaran itu sendiri terjadi pada hari Uumat 13 Mei pekan lalu.
Si pembakar adalah anak berusia 16 tahun berinisial IF. Dia membakar rumah orangtuanya diduga karena kesal tidak diberikan HP.
"Minta dibelikan HP, tapi tidak saya turuti," kata Miswadi (48), orangtua pelaku.
Dia menjelaskan, hari Jumat itu, IF mengutarakan maksudnya agar dibelikan ponsel.
Namun, kata Miswadi, permintaan putranya itu belum bisa dituruti. Karena kesal, sang anak mengambil korek api dan langsung membakar rumah.
"Dia membakar pakai serabut kelapa. Dia kalau kemauannya tak dituruti selalu begitu, mengancam."
Dia mengatakan, sebelum membakar rumah, IF sempat membunuh kambing peliharannya dan menjual dagingnya. Sementara uangnya dihabiskan untuk berfoya-foya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1490 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1247 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 698 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 583 Kali
Desa Batuan Gianyar Raih Juara I Learning Village Dunia
Dibaca: 556 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung