Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 23 Agustus 2026
Rumah Kakek 80 Tahun Diduga Pelaku Pencabulan Dirusak Massa
BERITABALI.COM, NTB.
Aksi pengerusakan rumah terduga pelaku pencabulan terjadi Senin (16/5) sekitar pukul 11.50 Wita di Kelurahan Oimbo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima.
HA (80 tahun) terduga pelaku yang berhasil dievakuasi polisi dari amukan massa, langsung dibawa ke Mako Polres Bima Kota.
Dipimpin langsung Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahidin, Personil Polres Bima Kota di lokasi, dengan di backup Brimob Bima, langsung bertindak menghalau warga agar tidak terus main hakim dan merusak rumah terduga.
Guna mengantisipasi aksi susulan dari massa yang terlanjur emosi atas dugaan pencabulan oleh terduga, Wakapolres Bima Kota mewakili Kapolres Bima Kota, langsung bertemu dengan sejumlah pihak terkait.
Mulai dari Camat Rasanae Timur, Kapolsek Rastim, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kelurahan Oimbo, Lurah Oimbo, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda setempat.
“Seluruh elemen terkait, ikut terlibat dan bisa ikut mendinginkan suasana agar tidak terjadi emosi massa hingga kembali berbuat anarkis alias main hakim sendiri, dan pertemuan dengan sejumlah elemen terkait, secara praktis mendinginkan suasana,” ucap Wakapolres, Selasa (17/5).
Kondisi terkini pasca peristiwa pengerusakan rumah terduga pencabulan, terbilang aman dan kondusif. Mujahidin juga menghimbau pada warga agar tidak main hakim sendiri.
“Percayakan pada pihak Kepolisian untuk menangani proses hukum setiap peristiwa yang terjadi,” tutupnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4628 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2430 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2083 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1683 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1124 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun