Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 23 Agustus 2026
Ducati Rilis Jam Tangan dengan Harga Setara Mobil
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ducati dan pembuat jam Italia Bulgari telah mengumumkan kemitraan di mana yang mereka akan membuat jam tangan dengan nama yang pertama.
Dilansir dari Visordown, jam tangan baru ini akan disebut Bulgari Aluminium Ducati Special Edition.
Jam tangan olahraga ini elegan yang diproduksi dalam edisi terbatas 1.000 buah.
Alat penunjuk waktu portabel tersebut dirilis sebagai bentuk perayaan persatuan antara produsen perhiasan Maison dan produsen sepeda motor Italia yang ikonik tersebut.
Ducati mengatakan chronograph baru ini mendefinisikan kembali apa itu jam tangan olahraga mewah. Jam tangan Ducati baru Bulgari memiliki casing aluminium 40mm, dan titanium di mahkota dan pendorong.
Ini juga tahan air hingga 100 meter, dan "gerakan BVL 130 otomatis mekanis, berdetak di dalam dengan kecepatan 28.800 getaran per jam, memastikan akurasi sepersepuluh detik," kata Ducati.
Keunikan dari setiap jam tangan terpatri dengan nomor produksi yang terukir di bagian belakang bersama dengan logo Ducati.
Tentang harga, jam ini dilego dengan banderol sebanyak 4.200 poundsterling atau sekitar Rp 77 jutaan.
Harga ini tentu setara dengan mobil-mobil bekas yang beredar di Indonesia, seperti Avanza generasi awal misalnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4637 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2441 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2089 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1697 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1131 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun