Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Saham Turun, Harley-Davidson Kembali Produksi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Harley-Davidson mengumumkan akan kembali melanjutkan produksi sepeda motornya mulai 6 Juni setelah menghentikan aktivitas dua pekan.
"Penangguhan telah berlangsung 19 hari. Lebih lama dari proyeksi awal yang diperkirakan berlangsung dua minggu," ujar juru bicara perusahaan, dikutip dari Nasdaq.
Akibat penangguhan produksi yang dilakukan pabrikan motor besar asal Amerika Serikat ini, saham Harley-Davidson turun sekitar 2,2 persen menjadi 35,34 dolar Amerika Serikat (AS).
Sebelumnya Harley-Davidson mengatakan akan menghentikan perakitan dan pengiriman sepeda motor selama dua minggu. Kecuali untuk model listriknya, LiveWire karena masalah suku cadang dari pemasok.
Pembuat sepeda motor ikonik itu mengatakan pemasok pihak ketiga yang tidak diidentifikasi memiliki masalah kepatuhan peraturan dengan komponen.
Sejauh ini, produksi di dua pabrik di Wisconsin dan Pennsylvania telah dihentikan.
"Tidak ada indikasi bagaimana ini berdampak pada bisnis atau bagaimana berdampak pada unit yang telah dibuat," kata Jaime Katz, analis ekuitas senior di Morningstar.
Perusahaan mengungkapkan bahwa kekurangan semikonduktor mempengaruhi jalur produksi dan sedang dicarikan solusi untuk menggunakan komponen alternatif.
Mereka juga mencatat bahwa pemasoknya berpotensi terkena dampak negatif oleh perubahan persyaratan hukum atau peraturan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun