Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Saham Turun, Harley-Davidson Kembali Produksi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Harley-Davidson mengumumkan akan kembali melanjutkan produksi sepeda motornya mulai 6 Juni setelah menghentikan aktivitas dua pekan.
"Penangguhan telah berlangsung 19 hari. Lebih lama dari proyeksi awal yang diperkirakan berlangsung dua minggu," ujar juru bicara perusahaan, dikutip dari Nasdaq.
Akibat penangguhan produksi yang dilakukan pabrikan motor besar asal Amerika Serikat ini, saham Harley-Davidson turun sekitar 2,2 persen menjadi 35,34 dolar Amerika Serikat (AS).
Sebelumnya Harley-Davidson mengatakan akan menghentikan perakitan dan pengiriman sepeda motor selama dua minggu. Kecuali untuk model listriknya, LiveWire karena masalah suku cadang dari pemasok.
Pembuat sepeda motor ikonik itu mengatakan pemasok pihak ketiga yang tidak diidentifikasi memiliki masalah kepatuhan peraturan dengan komponen.
Sejauh ini, produksi di dua pabrik di Wisconsin dan Pennsylvania telah dihentikan.
"Tidak ada indikasi bagaimana ini berdampak pada bisnis atau bagaimana berdampak pada unit yang telah dibuat," kata Jaime Katz, analis ekuitas senior di Morningstar.
Perusahaan mengungkapkan bahwa kekurangan semikonduktor mempengaruhi jalur produksi dan sedang dicarikan solusi untuk menggunakan komponen alternatif.
Mereka juga mencatat bahwa pemasoknya berpotensi terkena dampak negatif oleh perubahan persyaratan hukum atau peraturan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan