Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 22 Agustus 2026
Pasar Ponsel Dunia Diprediksi Lesu Tahun Ini
BERITABALI.COM, DUNIA.
Firma riset pasar Counterpoint Research memperkirakan jumlah pengiriman ponsel global di tahun 2022 akan mencapai 1,36 miliar unit.
Angka ini turun 3 persen dari jumlah smartphone yang dikirimkan sepanjang tahun 2021 lalu.
Alasan utama turunnya pengiriman smartphone dipengaruhi sejumlah faktor. Pertama adalah ekonomi global yang lemah karena resesi.
Kedua adalah merebaknya Covid-19 di China yang menyebabkan kebijakan lockdown.
Faktor lainnya yakni perang Rusia vs Ukraina. Perang ini juga tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir, sebagaimana dilaporkan Phone Arena, Minggu (5/6/2022).
Terlebih lagi industri smartphone saat ini masih dibayang-bayangi krisis chip global.
Hal ini mempersulit produsen untuk memperoleh kebutuhan chipset yang dibutuhkan dalam memproduksi smartphone.
Lebih lagi, chip yang sudah dirilis cukup lama justru lebih sulit didapatkan para produsen smartphone.
Vice President Counterpoint Research, Pete Richardson menyatakan kalau peralihan ponsel dari 4G ke 5G diharapkan dapat mendorong permintaan smartphone secara global.
Terlebih kalau mereka bisa menekan harga ponsel 5G lebih rendah.
Operator seluler juga diharapkan bisa bekerja sama dengan produsen smartphone 5G untuk menawarkan kecepatan jaringan lebih baik ke konsumen.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4614 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2418 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2073 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1674 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1115 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun