Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Pelangi Muncul di Pura Alas Purwo, Dianggap Pertanda Baik
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah fenomena pelangi yang dianggap langka oleh warga sekitar muncul di dalam pura. Diduga kejadian tersebut berlangsung di Pura Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur.
Hal ini dibagikan oleh akun TikTok @Dodi Aryanta yang memperlihatkan fenomena tersebut melalui rekaman salah satu warga. Kejadian itu pun lantas membuat warga heboh dan menganggapnya sebagai fenomena langka.
"Pelangi di dalam Pura, jarang ini bahkan seribu tahun yang lalu itu gak ada. Bahkan tidak mungkin terjadi," katanya.
Terlihat dari video, memang penampakan pelangi tersebut terlihat sangat dekat dengan permukaan tanah dan menembus bangunan sekitar pura. Tidak seperti biasanya, pelangi biasanya muncul di antara awan.
Kejadian itupun menyita perhatian warga sekitar dan buru-buru mengabadikan momen tersebut. Tidak hanya itu, warganet pun ramai memberikan komentar pada postingan ini.
"Kalo nggak salah pura alas purwo," kata @Ky**.
"Ini pertanda kemenangan," ungkap @wong_e***.
"Rahayu semeton tiang sareng sami," tulis @Komang Indra y***.
"Keajaiban Tuhan yang membuat pelangi tersebut seakan-akan menghiasi pura dengan warnanya yang cantik," ujar @tongt***.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4604 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2410 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2065 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1667 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1108 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun