Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Mengenal KBGO dan Cara Menghindarinya Saat Main Medsos
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) adalah kekerasan yang difasilitasi teknologi atau melalui media sosial. Sama seperti kekerasan berbasis gender di dunia nyata, tindak kekerasan tersebut memiliki niat untuk melecehkan korban berdasarkan gender atau seksual.
Tindakan yang termasuk KBGO beraneka ragam, mencakup peretasan akun, konten ilegal, pelanggaran privasi, pelecehan inline. Kemudian, memanipulasi anak, ancaman penyebaran video atau foto pribadi, dan pencemaran nama baik.
Siapa saja dapat menjadi korban dari KBGO. Oleh karena itu, pengguna medsos harus mengenali tindakan kekerasan tersebut dan tips untuk menghindarinya.
Menurut akun Instagram resmi Kemenkominfo, berikut ini tips menghindari KBGO di media sosial:
- Pisahkan akun pribadi dan akun publik.
- Perhatikan pengaturan privasi.
- Gunakan kata sandi atau password yang kuat dan ubah secara berkala.
- Aktifkan verifikasi untuk login di setiap media sosial.
- Hindari berbagi lokasi secara real time.
- Jangan asal mempercayai aplikasi pihak ketiga.
- Selalu waspada dengan orang asing di media sosial.
KBGO dapat dialami oleh siapapun, oleh karena itu pengguna media sosial harus meningkatkan kewaspadaan dan keamanan saat bermain media sosial.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4604 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2409 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2065 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1666 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1107 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun