Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 25 September 2026
Produk RI Bebas Biaya Masuk ke UEA
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemerintah Indonesia menyepakati perjanjian dagang Indonesia - United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA). Dengan perjanjian dagang tersebut, Indonesia akan mendapatkan keuntungan saat Ekspor ke Uni Emirat Arab (UEA).
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Djatmiko Bris Witcaksono mengatakan, salah satu keuntungannya yaitu produk Indonesia bebas biaya masuk ke UEA.
Menurut dia, selama ini eksportir harus melalui Singapura sebelum ekspor produk ke UEA.
"Karena singapore sudah bebas biaya untuk masuk ke UEA. Walaupun itu dititik terakhir ya biasa negosiasi, ya akhirnya kita bisa mendapatkan penghapusan (bea masuk)," ujar Djatmiko dalam konferensi pers virtual, Senin (4/7/2022).
Adapun, lanjut dia, produk yang akan terbebas biaya masuk ekspor ke UEA dintaranya, emas, sawit, otomotif, hingga produk besi dan baja.
"Dulu produk kertas kita di UEA cukup memiliki pangsa pasar yang bagus, tapi beberapa tahun terakhir agak menurun dengan berbagai alasan. Sehingga, ini jadi perhatian saya, dalam perundingan ini jadi emas, kertas, produk baja sawit, itu harus dapat preferensi yang maksimal, artinya diberikan eliminatif dalam kesempatan pertama," ucap Djatmiko.
Selain itu, dia menuturkan, produk alas kaki, batu bara, bahan baku bubur kayu, elektrikal, baterai juga ikut terbebas dalam biaya masuk ekspor ke UEA. Djatmiko menjamin, sebayak 99,6% produk ekspor unggulan Indonesia ke UEA akan bebas dari Biaya masuk.
"Saya bilang 99,6% ekpor kita ke UEA itu dapat fasilitas bebas biaya masuk 0, bahkan di tahun pertama 90% produk kita 0% (biaya masuk), sekian waktu 5% akan 0% ," jelas dia.
Namun demikian, tambah Djatmiko, para eksportir harus menunggu proses ratifikasi hingga implementasi perjanjian dagang tersebut yang ditargetkan akan diimplementasikan pada 1 Januari 2023.
"Begitu kita implementasi 1 januari 2023 ekspor emas kita diberikan biaya masuk 0%, itu contoh. Sawit kita juga sama 1 januari, maka saat itu juga kita biaya 0%," pungkas dia.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8353 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5770 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2444 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar