Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
22 Migran Tewas Gegara Perahu Tenggelam
BERITABALI.COM, DUNIA.
Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) mengungkapkan sebanyak 22 orang migran asal Mali tewas dalam bencana perahu di lepas pantai Libya. Para penyintas melaporkan korban meninggal karena tenggelam dan dehidrasi.
Setelah sembilan hari di laut, 61 orang yang selamat, sebagian besar dari Mali, diselamatkan oleh penjaga pantai Libya dan dibawa kembali ke pantai.
Juru Bicara IOM Safa Msehli mengungkapkan para migran berangkat dari Kota Libya Zuwara, dekat perbatasan Tunisia, dengan perahu karet, sekitar pukul 01.00, waktu setempat pada 22 Juni lalu.
"Setelah sembilan hari di laut, mereka dijemput oleh penjaga pantai Libya," katanya.
Lalu, pada Sabtu lalu, mereka dibawa kembali ke pantai.
"Menurut korban selamat, 22 migran, semuanya dari Mali, meninggal dunia selama perjalanan. Penyebab kematian dilaporkan tenggelam dan dehidrasi. Di antara yang tewas adalah tiga anak-anak," kata Msehli.
Msehli mengatakan beberapa migran dalam kondisi kesehatan yang sangat buruk sehingga dibawa ke rumah sakit oleh IOM.
"Para migran yang tersisa dibawa ke pusat penahanan Al Maya," katanya.
Libya telah menjadi jalur utama bagi migrasi tidak teratur ke Eropa pada tahun-tahun kacau sejak penggulingan dan pembunuhan diktator Moamer Kadhafi pada 2011.
Sementara banyak yang tenggelam di laut, ribuan telah dicegat oleh penjaga pantai Libya, yang telah didukung oleh Italia dan Uni Eropa, dan kembali ke Libya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5936 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4652 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2620 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2277 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2220 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan