Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
22 Migran Tewas Gegara Perahu Tenggelam
BERITABALI.COM, DUNIA.
Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) mengungkapkan sebanyak 22 orang migran asal Mali tewas dalam bencana perahu di lepas pantai Libya. Para penyintas melaporkan korban meninggal karena tenggelam dan dehidrasi.
Setelah sembilan hari di laut, 61 orang yang selamat, sebagian besar dari Mali, diselamatkan oleh penjaga pantai Libya dan dibawa kembali ke pantai.
Juru Bicara IOM Safa Msehli mengungkapkan para migran berangkat dari Kota Libya Zuwara, dekat perbatasan Tunisia, dengan perahu karet, sekitar pukul 01.00, waktu setempat pada 22 Juni lalu.
"Setelah sembilan hari di laut, mereka dijemput oleh penjaga pantai Libya," katanya.
Lalu, pada Sabtu lalu, mereka dibawa kembali ke pantai.
"Menurut korban selamat, 22 migran, semuanya dari Mali, meninggal dunia selama perjalanan. Penyebab kematian dilaporkan tenggelam dan dehidrasi. Di antara yang tewas adalah tiga anak-anak," kata Msehli.
Msehli mengatakan beberapa migran dalam kondisi kesehatan yang sangat buruk sehingga dibawa ke rumah sakit oleh IOM.
"Para migran yang tersisa dibawa ke pusat penahanan Al Maya," katanya.
Libya telah menjadi jalur utama bagi migrasi tidak teratur ke Eropa pada tahun-tahun kacau sejak penggulingan dan pembunuhan diktator Moamer Kadhafi pada 2011.
Sementara banyak yang tenggelam di laut, ribuan telah dicegat oleh penjaga pantai Libya, yang telah didukung oleh Italia dan Uni Eropa, dan kembali ke Libya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2945 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun