Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Cok Ace: Pariwisata Berkualitas Bukan Hanya untuk Orang Berduit
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menjelaskan definisi Pariwisata Berkelanjutan adalah pariwisata yang tidak merusak Sumber Daya Bali.
“Sumber Daya itu berupa Sumber Daya Alam, Manusia dan Kebudayaan, karena itu adalah modal utama kita dalam mengembangkan pariwisata,” jelasnya.
Sementara berbicara tentang pariwisata yang berkualitas, ia menuturkan bahwa pariwisata harus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dampak positif dalam hal ini bukan hanya materi namun juga dampak non-materi seperti kesejahteraan kepada masyarakat.
“Kita bicara pariwisata berkualitas bukan hanya untuk kalangan berduit, karena meskipun kita menggaet wisatawan berduit sebanyak-banyaknya namun tidak bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar,” jelasnya saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara Seminar Hybrid Nasional The 5th National Tourism Student Championship 2022 dengan tema “Achieving Sustainable Recovery and Resilient Tourism in The Post-COVID-19 World: Challenges and Opportunity” bertempat di Auditorium Kampus IPB Internasional, Denpasar, pada Selasa, (5/7/2022).\
Untuk itu, ia pun mengatakan bahwa kesejahteraan bisa diartikan edukasi dan kesehatan.
“Kita fokuskan pada wisatawan yang bisa memberikan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat. Karena wisatawan dengan budget pas-pasan juga bisa memenuhi kriteria itu. Sementara materi tentu menjadi nilai plus,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace khusus membicarakan pariwisata Bali yang Sustainable (berkelanjutan) dan Quality (berkualitas).
Guna mendukung pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, Pemprov Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dijelaskannya sudah melakukan berbagai langkah yang bisa dibagi menjadi dua yaitu Suprastruktur dan Infrastruktur.
Suprastruktur yaitu peraturan yang dikeluarkan guna melindungi Bali. Sampai saat ini Pemprov Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster sudah mengeluarkan 26 Perda dan 17 Pergub.
Infrastruktur meliputi pembangunan yang akan menunjang pemerataan pembangunan di Bali. Ada berbagai infrastruktur yang dibangun tersebar di Bali seperti Turyapada Tower di Buleleng, Penataan Kawasan Suci Besakih di Karangasem, Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung, serta tol Mengwitani-Gilimanuk dan shortcut menuju Bali Utara.
“Semua infrastruktur dibangun agar penyebaran peta pariwisata bisa merata, tidak hanya di Bali Selatan,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7756 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan