Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Bukan Ukraina, Negara Ini Khawatir Diserang Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Moldova mengaku sangat khawatir diserang Rusia. Hal ini ditegaskan Perdana Menteri Natalia Gavrilita, dalam wawancara.
Ia mengatakan kemungkinan bahwa negaranya bisa menjadi target Rusia berikutnya adalah skenario untuk saat ini. Apalagi, militer Rusia terus maju ke barat daya Ukraina, dekat perbatasannya.
"Tetapi jika tindakan militer bergerak lebih jauh ke bagian barat daya Ukraina dan menuju Odessa, maka tentu saja kami sangat khawatir," tegasnya, dikutip Selasa (26/7/2022).
Sama seperti Ukraina, Moldova dulunya bagian dari Uni Soviet. Negeri 2,5 juta penduduk itu, mendapatkan kemerdekaan di 1991.
Namun Moldova secara terbuka mengutuk serangan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Ukraina. Ratusan ribu pengungsi juga telah melarikan diri ke negara itu menyebrang perbatasan.
Moldova, sama seperti Ukraina, juga memiliki wilayah yang berusaha memisahkan diri yakni Transnistria. Ini dikhawatirkan memicu keterlibatan Rusia.
"Jika suatu negara dapat memulai perang aneksasi tanpa memperhatikan hukum internasional, maka dalam hal ini, tidak ada yang aman," kata manita itu.
"Saya pikir banyak negara juga khawatir," tambahnya.
"Moldova melakukan segala yang mungkin untuk menjaga perdamaian dan stabilitas dan untuk memastikan bahwa pertempuran tidak meningkat," jelasnya.
Sama seperti negara lain di dunia, Moldova sangat terpengaruh karena serangan Rusia ke Ukraina. Invasi mendorong kenaikan harga energi yang menaikkan inflasi ke 39,1 persen pada Juni 2022.
Sebelumnya Moldova telah diberikan status kandidat untuk bergabung dengan Uni Eropa (UE) bersama Ukraina bulan lalu. Kedua negara harus melalui proses panjang untuk menjadi anggota dan diharapkan memenuhi kriteria tertentu.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 341 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 272 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 216 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun