Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Viral Pemuda di Jembrana Cekoki Kucing dengan Miras
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang pemuda yang diketahui berada di Jembrana dengan sengaja mengunggah sebuah konten video berisi penyiksaan terhadap seekor anak kucing.
Video tersebut pun viral dan diunggah kembali oleh oleh Instagram @denpasarcerita, bermula dari Facebook Bali Rumah Singgah Satwa kini banyak akun sosial media lainnya ikut mengumumkan tindakan tersebut agar pelaku segera membuat klarifikasi dan meminta maaf.
Pasalnya, konten milik pria tersebut berisi dirinya bersama dengan temannya tengah berpesta miras. Akal waras mereka pun hilang seketika, seekor anak kucing jadi korban.
Mereka tega mencekoki kucing malang itu dengan miras yang mereka minum. Kucing mungil itu pun langsung berjalan pontang panting tidak bisa mempertahankan keseimbangan tubuhnya.
Kini pria pengunggah konten tidak terpuji itu tengah menjadi buronan. Mengetahui hal itu, pria tersebut langsung menghilangkan segala postingan di Instagram-nya.
Informasi ini pun langsung ramai dikomentari para warganet yang ikut berharap agar pihak tidak bertanggungjawab itu dapat segera ditangkap dan diadili.
"Ini tolong dicari sampai ketemu! Percuma di sekolahin," kata @depriant***
"Amah nas ci to sute, uber ne ci jane jak pecinta hewan! Kadek nae ci bungker ne," ungkap @mekel_ekawa***
"Pedalem bli ne nok, dadian ne otak ne di dengkul sing ngidang berpikir malu sebelum bertindak," ujar @agusjirg***
(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5560 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3487 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2345 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan