Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Ada Upacara Adat, Lamborghini Aventador Mundur dengan Sopan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beredar sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan mobil Lamborghini Aventador SVJ dipukul mundur oleh rombongan pejalan kaki. Video ini diunggah oleh akun Instagram @indocarstuff.
Tampak dalam video singkat yang diunggah akun tersebut, mobil mewah berkelir putih tersebut melintas di jalan sempit.
Saat melintas, sopir Lamborghini tersebut bertemu dengan rombongan pejalan kaki dengan pakaian adat Bali yang tengah mengadakan sejenis upacara adat.
Rombongan pejalan kaki tersebut mendorong kendaraan seperti sepeda yang sudah dimodifikasi dengan hiasan adat.
Sopir Lamborgini Aventador SVJ ini pun lalu berinisiatif untuk memundurkan kendaraannya. Cara mundurnya pun pelan tapi pasti, tidak ugal-ugalan.
Kecepatan saat mundur sejalan dengan para rombongan yang tengah melakukan upacara adat. Ternyata tak hanya Lamborghini Aventador yang "dipukul" mundur. Terdapat pemotor yang juga memilih putar balik ketika rombongan tersebut melintas.
Video ini pun mendapatkan tanggapan dari warganet di kolom komentar. Tak sedikit dari warganet yang memuji aksi sopir Lamborghini Aventador tersebut.
"Respect buat yang nyetir," tulis @zan***.
"Lamborghini good attitude," beber @yug***.
"Pukul mundur. Keren yang bawa mobil juga sopan santunnya," timpal @as***.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6675 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5611 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3515 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan