Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Anak Perempuan Ini Pukuli Ibu Kandung Hingga Giginya Copot
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang anak perempuan tega melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya sendiri hingga gigi korban copot. Peristiwa anak aniaya ibu kandung tersebut dilakukan perempuan berinisial JE (53) warga Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, kepada ibu kandung E (75).
Baca juga:
Viral Video Mesum Dua Guru SD
Kapolsek Cibeureum AKP Suwaji mengatakan kejadian anak aniaya Ibu terjadi pada Selasa, 7 Juli 2022 sekitar pukul 17.00 WIB.
Semua bermula saat, pelaku sedang membakar kursi di ruas Jalan Sudajaya dan tiba-tiba korban datang dan langsung menegur.
“Pelaku mungkin tidak terima ditegur oleh ibunya itu, langsung melakukan penganiayaan terhadap korban. Pelaku memukul korban ke arah pipi sampai ada giginya yang copot," ujarnya.
Saat itu juga korban melaporkan kepada Polsek Cibeureum dan pada selasa malam polisi langsung mengamankan pelaku.
"Petugas mengamankan pelaku di rumahnya," ungkapnya.
Akibat perbuatannya JE disangkakan pasal 44 ayat 1 UU RI nomor 23 tahun 2004 JO pasal 351 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara.
"Saat ini pelaku sudah tiga minggu ditahan di Mapolsek Cibeureum untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Kami menghimbau agar warga tidak melakukan hal sama, orang tua itu harus dihormati dan disayangi, bukan malah melakukan hal yang tidak pantas," jelasnya.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6823 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5613 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3516 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan