Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Guru TK Ditemukan Jadi Mayat di Pojok Kamar Mandi Rumah
BERITABALI.COM, NTB.
Haerani (22 tahun) asal Lingkungan Taman Kapitan, Tamansari Ampenan Mataram, ditemukan meninggal di BTN Citra Persada Medas Blok S Nomor 5, Gunungsari, Lombok Barat, Jumat (29/7).
Jenazah guru di salah satu taman kanak-kanak (TK) ini ditemukan warga di pojok kamar mandi dengan posisi menunduk, dengan beberapa luka lebam di tubuh. Petugas kepolisian pun saat ini melakukan pendalaman melalui proses autopsi untuk mengetahui penyebab kematian perempuan tersebut.
Kapolresta Mataram, Kombes Pol Mustofa menerangkan guru TK tersebut ditemukan warga meninggal di TKP sekitar pukul 18.30 Wita. Saat ini jenazah sedang dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB.
“Awal kejadian sebelumnya kami mendapatkan informasi dari warga, saya bersama Kasat Reskrim langsung turun untuk olah tempat kejadian perkara (TKP), dan Jenazah Rani sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk kita periksa,” ungkap Mustofa, Sabtu (30/7).
Diterangkan, saat ditemukan jenazah korban memiliki luka lebam. Kendati Mustofa menyebut seseorang yang meninggal lebih dari 24 jam memang bisa memiliki luka lebam tersebut.
“Yang bisa menentukan luka lebam tersebut karena benturan benda tumpul, (atau) karena posisi mayat atau jenazah itu kan dokter, saya menunggu hasil otopsi dokter,” lanjutnya.
Luka lebam sendiri ditemukan di beberapa bagian tubuh jenazah. Antara lain dada dan pipi.
“Karena tadi malam posisinya jenazah kan di pojok kamar mandi dan posisi menunduk, jadi saya mohon waktu. Menunggu hasil otopsi dokter nanti hasilnya akan kita sampaikan,” ujar Mustofa.
Pihak kepolisian sampai saat ini belum bisa memastikan penyebab kematian Rani. Dugaan sementara, jenazah telah meninggal 24-48 jam sebelum ditemukan. Sementara untuk barang bukti masih ditelusuri apa yang hilang di TKP.
"Apabila kita lihat untuk kendaraan bermotor yang bersangkutan masih ada, berikut barang-barang seperti ATM masih ada, yang jelas di rumah masih ada barang-barang sifatnya milik korban, dan CCTV berikut saksi-saksi juga kami masih selidiki. Kami maksimalkan olah TKP dan pemeriksaan jadi kita sambil menunggu hasil otopsi dokter,” tutup Mustofa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3123 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2115 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2062 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun