Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
3 WNA Edarkan Kokain Bagian Sindikat Tinggal di Sejumlah Villa
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali Brigjend Pol Gede Sugianyar Dwi Putra belum berkenan membeberkan identitas 3 WNA yang ditangkap dengan barang bukti hampir sekilo kokain.
Namun ia menegaskan pihaknya masih bekerja sama dengan instansi Imigrasi dan Bea Cukai guna mendalami asal muasal kokain tersebut.
Brigjen Sugianyar hanya membenarkan ke 3 WNA tersebut sebelumnya diringkus di dua lokasi wisata di Denpasar dan Badung.
"Ya masih didalami, prosesnya panjang karena melibatkan pihak Imigrasi, Bea Cukai untuk mengetahui darimana jaringannya dan peredaranya kemana saja," terangnya saat diwawancari awak media belum lama ini.
Dijelaskanya, ke 3 WNA tersebut bukan ditangkap di Bandara atau pun Pelabuhan, sebagaimana lazimnya penangkapan. Tapi ini merupakan bagian dari sindikat atau jaringan narkoba yang tinggal di beberapa vila.
"Mereka ini merupakan WNA atau turis yang tinggal di vila atau sedang berwisata atau sedang berbisnis," ungkapnya.
Berdasarkan dari analisa, ujar mantan Kepala BNNP NTB ini, komunitas ke 3 WNA tersebut adalah rata-rata pengguna narkoba.
Dan, masih didalami apakah para komunitas ini juga merupakan bagian dari jaringan narkoba tersebut.
Tingginya harga narkoba jenis kokian ini diakuinya bukan menjadi penghalang orang berduit tebal untuk membelinya. Jika harga sabu pergramnya mencapai Rp2 juta, harga kokain saat ini mencapai Rp4 sampai Rp5 Juta per gramnya.
"Harga kokaincukup mahal. Ini biasanya dikonsumsi mereka dari kalangan berduit dan biasanya dikonsumsi WNA," terangnya.
Baca juga:
MUI Akan Bahas Fatwa Ganja Untuk Medis
Sehingga ada kemungkinan ke 3 WNA tersebut mengedarkan kokain hanya kepada komunitasnya saja. Apalagi saat ditangkap barang bukti cocaine tersebut sudah dipaket-paketkan dan didistribusikan.
"Sudah mereka distribusikan dengan cara dipaket- paket dan dijual ke komunitas mereka. Masih pedalaman untuk mengkaji dan analisis asal barang dan jaringan," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7756 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan