Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Miliki Sabu, Borunan Kasus Skimming di Sulut Ditangkap di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tersangka Miki (34) ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali di kawasan Seminyak, Kuta dalam kasus kepemilikan sabu-sabu.
Setelah didalami ternyata Miki merupakan buronan mabes Polri karena terlibat kasus skimming.
Menurut Kepala BNNP Bali Brigjenpol Gde Sugianyar Dwi Putra bersama Kabid Brantas BNNP Bali Putu Agus Arjaya, tersangka Miki ditangkap pada Minggu 10 Juli 2022 di rumah kosnya di Jalan Drupadi Seminyak Kuta.
Dari pengerebekan itu disita barang bukti sabu seberat 0,41 gram netto dan ekstasi 2,35 gram netto.
"Tersangka Miki adalah bagian dari jaringan narkoba," tutur Sugianyar.
Hasil interogasi terungkap pria asal Kendal, Jawa Tengah ini masuk dalan daftar pencarian orang (DPO) Bareskrim Mabes Polri dan Polda Sulawesi Utara.
Tersangka Miki terlibat jaringan Skimming internasional bersama warga negara asing dengan TKP di Sulawesi Utara, kerugiannya mencapai Rp5 miliar.
"Dari Polda Sulut sudah kemari (Kantor BNNP Bali) untuk proses penyelidikan kasus Skimmingnya, kami jalan di kasus narkobanya," ujarnya.
Dari pemeriksaan Miki mengaku dia berperan sebagai pengedar naekoba dengan sistem tempel. Dia sudah lama bersembunyi di Bali berdalih mencari pekerjaan.
Baca juga:
Cewek Pengedar Sabu Ditangkap
"Dia sempat bekerja menjadi manajer restoran," ujar Putu Arjaya menimpali Sugianyar.
Akibat perbuatannya, Miki dijerat Pasal 112 Ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, ancaman hukuman minimal empat tahun penjara dan maksimal hukuman mati.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 582 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan