Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Polresta Pamer 5 Jambret Spesialis Wisman di Monumen Bom Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Polresta Denpasar memamerkan lima orang pelaku jambret spesialis wisatawan mancanegara (Wisman) di Monumen Bom Bali, Ground Zero, Jalan Legian, Kuta, Badung, Bali pada Senin, 8 Agustus 2022.
Kelima jambret itu berinisial IGE, IKR, IWJ, IKB, dan IW. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas menjelaskan, pihaknya sengaja melakukan konferensi pers di Monumen Bom Bali.
"Sengaja konpers (konferensi pers) di sini, bahwa apapun yang terjadi di Kuta mulai hari ini terutama jambret dengan korban wisatawan maka kami akan ambil langkah tegas terukur," kata Bambang.
Bambang Yugo Pamungkas menegaskan, bagi mereka yang mencoba-coba menjambret di Kuta maka akan ditindak tegas. Mengenai kelima tersangka, dijelaskan Bambang Yugo kelimanya beraksi di tiga tempat dan korban berbeda.
"Mereka mengincar korban wisatawan di sekitar wilayah Legian, Kuta dan Seminyak. Modusnya sama, mereka mengincar wisatawan yang mau pulang ke hotel atau villa, mereka ikuti lalu dijambret," jelas Bambang.
Bambang melanjutkan, kelima pelaku dikenakan pasal 363 KUHP yakni pencurian dengan pemberatan (curat).
"Ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun," ucap Bambang Yugo. (sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2120 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1246 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 902 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 826 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 648 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun