Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Residivis Bobol 5 Rumah Kosong di Gianyar untuk Foya-foya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Polsek Gianyar menangkap residivis pelaku pencurian rumah, Ida Made Wiyanta asal Karangasem. Pelaku beraksi di lima rumah di kecamatan Gianyar.
Kapolsek Gianyar, Kompol Gede Putra Astawa menyatakan lima lokasi yang dibobol antara lain pertama di jalan Dharmagiri Gianyar nihil kerugian (nihil dumas). Kedua, jalan Sinta Gianyar, kerugian Rp32.500.000 (korban atas nama: Luh Ketut Manik Swasti). Ketiga di jalan Raden Wijaya Gianyar, kerugian Rp5.000.000 (nihil dumas).
Keempat di jalan Raya Bukit Jati Gianyar, kerugian Rp2.500.000 (korban atas nama: Mohammad), Kelima di jalan Bhayangkara Gianyar, kerugian Rp11.000.000 (korban atas nama: Kadek Moleh).
“Tersangka berpura-pura mencari alamat. Ketika rumah kosong, dia masuk. Ketika ada orang dia pura-pura bertanya alamat,” ujarnya.
Tersangka masuk lewat jendela kemudian menggasak perhiasan. Tersangka menjual barang curian di tukang emas di pinggir jalan.
“Hasil jual tersebut dipakai foya-foya, judi, dan mencari cewek,” imbuhnya.
Penangkapan pelaku berdasarkan laporan korban. Polisi mengendus pelaku di tempat tinggalnya kemudian tanpa perlawanan pelaku mengakui perbuatannya.
Dikatakan lebih lanjut, pelaku sebelumnya merupakan pencuri burung yang sudah pernah ditahan. Namun pelaku tidak kapok, pelaku kembali berbuat pidana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7746 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5629 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan