Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Toko di Pasar Bajera Tabanan Terbakar
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah toko yang berada di lantai dua Pasar Bajera, Kecamatan Selemadeg mengalami kebakaran pada Rabu, (17/8).
Sontak, warga yang tengah dalam suasana perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia menjadi buyar. Lalu lintas jalan di depan pasar sempat tersendat.
“Penyebab kebakaran masih lidik,” kata Kapolsek Selemadeg Kompol Nikolas Sinar Runing.
Ia menjelaskan, pada hari Rabu, (17/8) sekitar Pukul 11.00 WITA Kepala Pasar Bajera I Made Agus Uriantara melihat api di lantai dua pasar pada toko milik Ni Nyoman Kariani. Ia lantas berteriak ada api.
“Kepala pasar juga mengajak warga untuk memadamkan api. Sambil menghubungi Polsek dan meminta untuk meneruskan ke Pemadam,” ujarnya.
Sekira Pukul 12.00 WITA tiga unit mobil Pemadam Kebakaran Pemkab Tabanan tiba di lokasi. Api berhasil dipadamkan 30 menit kemudian.
Informasi yang dihimpun pihak kepolisian, sebelumnya pemilik toko sempat sembahyang menggunakan dupa di lantai dua. Sehabis sembahyang dupanya masih menyala dan ditinggal ke lantai satu untuk berjualan.
Setelah berselang 30 menit setelah sembahyang api sudah besar di lantai dua.
“Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta,” ujar Kompol Nikolas.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4115 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1409 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun