Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Pemuda Tembak Ibu Guru Saat Latihan Berbaris
BERITABALI.COM, NTB.
MS (23 tahun) warga Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima harus berurusan dengan aparat kepolisian. Pasalnya, pemuda ini menembak Almaidah (38 tahun), salah satu guru yang mengajar di salah satu sekolah di Kecamatan Lambitu, Selasa (16/8).
Ibu guru tersebut ditembak menggunakan senapan angin di bagian tangan, saat korban tengah melatih siswanya gerak jalan dalam rangka HUT RI. Kejadian ini sempat viral di media sosial.
Kapolres Bima Kota, AKBP Rohadi melalui Kasi Humas Iptu Jufrin mengatakan, Tim Puma 1 di bawah pimpinan Katim Aipda Abdul Hafid dan anggotanya, mengamankan terduga pelaku di rumahnya di wilayah Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima dibantu Bhabinkamtibmas setempat, Selasa sore.
Sebagaimana laporan pengaduan korban, terduga menembak korban menggunakan senapan angin yang mengenai tangan korban.
“Saat itu korban tengah melatih siswanya gerak jalan dalam rangka HUT RI. Tiba-tiba datang terduga pelaku, langsung menembak korban yang mengenai tangannya,” jelas Kasi Humas.
Setelah diamankan di rumahnya, terduga pelaku berikut barang bukti sepucuk senapan angin, langsung digelandang menuju Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku.
Pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan penyidik Sat Reskrim Polres Bima Kota untuk mengungkap motifnya melakukan penembakan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5371 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3446 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2273 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1062 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan